Menurutnya, kebijakan ini dapat menjadi momentum bagi sekolah-sekolah di Subang untuk menjadikan Museum Subang sebagai destinasi edukasi.
“Anak-anak tidak hanya belajar sejarah, tetapi juga mengenal panjangnya perjalanan Kabupaten Subang dari masa ke masa,” lanjutnya.
Kang Rey turut mengajak masyarakat umum untuk lebih mengenal museum.
“Banyak warga Subang mungkin tahu Wisma Karya, tetapi belum mengetahui isinya. Saya ajak masyarakat untuk sesekali masuk dan melihat peninggalan sejarah dari masa Hindu, Islam, hingga kemerdekaan," ucap Kang Rey.
Baca Juga: Usai dilantik jadi Wakapolri, Komjen Dedi langsung ditugasi kawal Satgas Pangan dan GPM
"Museum ini adalah ruang edukasi bersama yang bisa memperkuat kecintaan kita terhadap sejarah Subang,” tambahnya.
Dengan peninjauan ini, pemerintah daerah berharap Museum Subang semakin dikenal dan menjadi pusat edukasi sejarah serta kebanggaan masyarakat Subang.***
Artikel Terkait
Orang tua perlu tahu, ini 8 tips agar anak menyukai pembelajaran di museum
27 Januari, merayakan 34 tahun Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI)
Aktivitas di luar kampus untuk para introvert, salah satunya bisa kunjungi museum atau galeri seni
Bupati Subang sidak galian tanah ilegal di Pagaden: Hentikan eksploitasi alam yang rugikan warga!
Bupati Subang tegur Dinas PUPR, minta aduan infrastruktur jangan lambat ditindaklanjuti
Kekeringan ancam 1.843 hektare sawah, Bupati Subang desak normalisasi saluran air sekunder
Bupati Subang kukuhkan 40 anggota Paskibraka Tahun 2025