Kehadiran ratusan pengurus GLN Gareulis dari berbagai daerah tidak hanya menjadi seremoni pengukuhan, melainkan awal dari kerja kolaboratif untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi literat, adaptif, dan maju.
“Tugas kita tidak ringan, tapi penuh peluang. Literasi harus membumi, bukan eksklusif,” pungkas Ega, seraya mengajak seluruh masyarakat Subang terus menulis, membaca, dan menjadi cahaya perubahan di lingkungan masing-masing.***
Artikel Terkait
Tingkatkan literasi siswa, SMPN 6 Subang akan gelar pelatihan menulis, kolaborasi dengan media online GenMilenial.id dan Kampus Mengajar
Diikuti ratusan siswa, SMPN 6 Subang dan Mahasiswi Kamjar Kemdikbud gelar Literasi Numerasi
Gelar P5, para pelajar SMPN 1 Subang tampilkan berbagai macam kesenian daerah yang memukau
SIGMA: Komunitas Guru Penggerak Subang dorong literasi guru lewat menulis dan launching website
Perumda TRS dukung gerakan literasi dan program makan bergizi untuk anak Subang
SMKN 1 Subang raih 4 penghargaan di puncak Festival Literasi Nasional 2025
ESAI: Sastra Indonesia antara retrospeksi dan resolusi di era literasi digital