“Untuk masa kini dan kedepan, coba hati-hatilah didalam proses pemilihan pilkada, jangan lagi digadaikan hak pilih masyarakat,” tambahnya.
Edi pun meminta agar masyarakat juga cerdas dalam memilih pemimpin, tidak memilih yang money politik tapi yang mempunyai kapasitas dan kamampuan dalam membangun Kabupaten Subang dalam lima tahun kedepan.
Termasuk, kata Edi, media punya andil besar dalam menunjukan siapa saja pemimpin yang layak untuk bisa dipilih oleh masyarakat Kabupaten Subang untuk menjadi seorang pemimpin.
“Sehingga ada wadah masyarakat, salah satunya inisiatif dari media mengawal melalui proses, siapa saja yang sudah pasang baliho, itu niatnya untuk membangun Subang tapi jangan menipu,” tandasnya.
Artikel Terkait
ESAI : Pilkada Subang 2024 dan nasib satu juta lebih masyarakat Subang
Lantik 150 PPK Pilkada 2024, Ketua KPU Subang minta para PPK tegak lurus sesuai aturan
Pilkada 2024, Pemuda Muhammadiyah Subang dorong agar KPU adakan debat terbuka para calon bupati
Pilkada 2024, suara pemilih pemula diprediksi bakal dongkrak jumlah DPT, Ketua KPU Subang sebut pentingnya literasi politik bagi kaum muda
Jelang Pilkada 2024, KPU Kabupaten Subang gelar Orientasi dan Bimtek untuk PPK
FKUB Subang gelar moderasi beragama jelang Pilkada 2024, Dr. Imran sebut pentingnya peran pemimpin agama untuk menetralisir hal yang tidak diinginkan
Pilkada Subang, Beni Rudiono sebut ormas PS netral, saat ini fokus di kesekretariatan dan rencana buat rumah singgah gratis bagi pelajar dan mahasiswa