GENMILENIAL.ID – Program Paket Wisata 3B yang meliputi Banyuwangi, Bali Barat (Jembrana), dan Bali Utara (Buleleng) mulai menunjukkan hasil positif.
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, menyatakan penjualan paket ini telah mengalami peningkatan sebesar 5–10 persen sejak diluncurkan September 2024 lalu.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini tak cukup hanya dengan promosi.
Menurutnya, penguatan destinasi wisata di masing-masing wilayah menjadi faktor kunci untuk menciptakan pemerataan wisata di Bali, yang selama ini masih terkonsentrasi di wilayah selatan.
Baca Juga: Subang lepas AKBP Ariek: 443 Perkara tuntas, ratusan tersangka diamankan
“Kita harus lakukan penguatan destinasi wisata itu sendiri. Jadi di masing-masing wilayah itu, apa yang mau dijual, itu yang ditingkatkan,” ujar Wamenpar Ni Luh Puspa saat menghadiri Forum Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas di Pantai Lovina, Buleleng, Minggu 22 Juni 2025.
Paket wisata 3B merupakan upaya strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk mengurai kepadatan wisatawan di Bali Selatan dan mendistribusikan arus turis secara merata ke wilayah Bali lainnya serta Banyuwangi di Jawa Timur.
Ni Luh Puspa menekankan pentingnya membangun ekosistem pariwisata yang lengkap dan terintegrasi, termasuk aksesibilitas serta promosi berbasis data pasar.
Dalam program ini, pasar wisatawan asal China menjadi salah satu target utama.
Baca Juga: Wamenpar dorong kolaborasi 3B: Akselerasi pariwisata Bali Utara, Barat, dan Banyuwangi
“Kami sudah menjalin komunikasi dengan agen perjalanan di China. Harapannya, turis asal China bisa mendarat di Banyuwangi, lalu menikmati jalur wisata ke Bali Barat, Bali Utara, hingga Karangasem,” terangnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menghindari kembali terjadinya over tourism di Bali Selatan, seraya mendorong wilayah lain untuk berbenah dalam amenitas dan atraksi.
“Jangan ada kata over tourism lagi. Harus tersebar ke seluruh Bali, termasuk Banyuwangi,” tandasnya.
Program 3B kini masuk tahap penguatan pelaksanaan di lapangan, termasuk pengembangan transportasi laut, peningkatan kualitas atraksi lokal, dan perluasan kerja sama dengan stakeholder wisata.***
Artikel Terkait
Hadiri pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier di Bali, Raffi Ahmad mengaku emosional dan doakan begini
Jay Idzes puji kualitas pemain lokal usai TC Timnas di Bali: Tak ada bedanya dengan yang main di Eropa
Penembakan maut di villa mewah Bali: WNA Australia tewas, polisi buru dua pelaku bersenjata
Bali United dan TNI AD gelar kursus Lisensi D Nasional PSSI, cetak pelatih sepak bola dari kalangan militer
Wamenpar: Quality tourism bukan soal jumlah kunjungan, tapi pengalaman unik dan dampak nyata ke masyarakat
Wamenpar pacu pemerataan pariwisata lewat paket 3B: Bali Utara dan Barat punya potensi luar biasa
Wamenpar dorong kolaborasi 3B: Akselerasi pariwisata Bali Utara, Barat, dan Banyuwangi