Masuk dalam 50 besar ADWI 2024, ini yang ditawarkan Desa Cisaat kepada para wisatawan 

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Rabu, 24 Juli 2024 | 13:07 WIB
Menparekraf, Sandiaga Uno didampingi Pj. Bupati Subang, Dr. Imran mengunjungi Desa Wisata Cisaat dan turut mencoba paralayang
Menparekraf, Sandiaga Uno didampingi Pj. Bupati Subang, Dr. Imran mengunjungi Desa Wisata Cisaat dan turut mencoba paralayang

GENMILENIAL.ID - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Desa Wisata Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang pada Selasa, 23 Juli 2024.

Kunjungan Menparekraf tersebut dalam rangka melihat salah satu Desa Wisata yang ada di Kabupaten Subang yakni Desa Wisata Cisaat yang telah berhasil masuk menjadi Top 50 Desa Wisata Anugerah Desa Wisata (ADWI) tahun 2024.

Kehadiran Menparekraf Sandiaga Uno disambut baik oleh Pj. Bupati Subang, Dr. Imran dan juga  salah satu seni budaya yang menjadi khas Subang yakni Sisingaan.

Kedua pejabat negara tersebut pun diusung untuk naik keatas Sisingaan dan terlihat kegembiraan dari Menparekraf dan Pj. Bupati dalam menikmati seni budaya khas Subang tersebut.

Baca Juga: Kenali, ini 7 ciri penurunan kekebalan tubuh yang terjadi pada seseorang

Sekretaris Desa Cisaat dan salah satu pengelola Kelompok Sadar Wisata Desa Wisata Cisaat, Asep Suhendi mengatakan bahwa potensi Desa Cisaat meliputi wisata edukasi, wisata kuliner, hingga potensi wisata lainya, hingga masyarakat sebagai objek wisata.

"Kita tidak punya objek Wisata, tapi objeknya itu adalah masyarakatnya." Ucap Sekdes Cisaat.

Ditempat yang sama, pengelola Pokdarwis Desa Cisaat menjelaskan bahwa Desa Wisata Cisaat memiliki 3 Konsep.

1. Wisatawan bisa menikmati atau menggali pengalaman
2. Memberikan pengalaman untuk belajar karena wisata edukasi
3. Memberikan pengalaman untuk hidup bersama masyarakat

Baca Juga: Waspada, ini 10 penyebab kekebalan tubuh menurun

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Desa Wisata Cisaat memiliki 80 unit homestay, Homestay tersebut memiliki konsep hidup bersama, dimana wisatawan dapat mencoba untuk hidup berdampingan dengan masyarakat Desa Cisaat

"Tinggal bersama masyarakat, makan bareng bahkan mengikuti kegiatan masyarakat yang memiliki homestay tersebut, misalkan seperti pemilik homestay adalah peternak, maka wisatawan dapat mengikuti rutinitas pemilik homestay tersebut," ujarnya.

Selesai mengikuti pemaparan, Menparekraf dan Pj. Bupati Subang serta jajaranya melaksanakan penanaman pohon endemi.

Pohon endemi merupakan spesies tumbuhan yang hidup di wilayah geografis tertentu dan tidak ditemukan di tempat lain di dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X