seni

Sering tampil di pesantren dan hajatan, REKAN group musik religi asal Pamanukan yang menghadirkan genre musik reggae sholawatan

Jumat, 14 Februari 2025 | 12:38 WIB
Gus Min dan group musik religi Rekan (Reggae Pamanukan) saat tampil menghibur pada acara santunan 120 yatim di Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin, Kamis 13 Februari 2025 malam

GENMILENIAL.ID - Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin Jabong yang beralamat di Jln. Jabong, Kp. Jabong RT.27 RW.07 Desa. Jabong Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang menggelar peringatan malam Nisfu Syaban dan santunan bagi 120 yatim pada Kamis, 13 Februari 2025 malam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para tokoh masyarakat, anggota DPRD Subang, Kades, unsur Muspika serta ratusan warga yang sangat antusias serta ratusan yatim dari berbagai desa yang ada di Kecamatan Pagaden.

Baca Juga: Malam Nisfu Syaban, Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin Jabong santuni 120 yatim dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Pagaden

Selain diisi dengan dzikir, doa bersama dan santunan ratusan yatim, pada kesempatan tersebut ada juga penampilan musik religi dari REKAN (Reggae Pamanukan) yang turut menghibur para tamu undangan dengan lantunan sholawat dan lagu-lagu religi.

“Namanya REKAN atau Reggae Pamanukan, namanya sangat singkat, Insya Allah mudah diingat, berdiri awal mula pas Covid,” kata Owner REKAN, Amin Wahyudi atau yang biasa dipanggil Gus Min pada GenMilenial.id pada Kamis, 13 Februari 2025.

Lanjut Gus Min, group musik religinya saat ini banyak membawakan lantunan sholawat-sholawat karena sering diundang untuk tampil di pesantren-pesantren.

“Kita fokuskan ke sholawat-sholawat, karena kita sering di pesantren-pesantren, jadi kita tetap bawanya raggae dengan ala kami yaitu reggae sholawat,” ucapnya.

Baca Juga: Respon Jokowi soal pemangkasan anggaran IKN, akui pembangunannya bisa sampai 20 tahun

Ia juga menjelaskan bahwa genre group musiknya bukan musik gambus, tapi raggae namun isi dari stringnya bisa masuk ke dalam kategori gambus.

“Bukan, tetap kami dari musik, musikalitas reggae akan tetapi dari isi stringnya masuk ke bidang gambus, leadnya gambus, orgenya dia yang isi, terus musikalitas yang lainya itu reggae,” terangnya.

Selain ngisi di pesantren-pesantren, kata Gus Min, group musik religinya juga suka ngisi di acara lembaga-lembaga pendidikan seperti sekolah kemudian juga di acara hajatan atau pernikahan.

“Di pondok pesanten, sekolahan, terus hajatan dan pernikahan,” tuturnya.***

Tags

Terkini