Kilauan gemilang, sejarah sastra Indonesia yang menginspirasi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 13 Juni 2023 | 00:28 WIB
Ilustrasi (Pixabay)
Ilustrasi (Pixabay)

GENMILENIAL.ID - Dalam perjalanan sejarahnya, sastra Indonesia telah melahirkan kilauan gemilang yang tak terelakkan. 

Dengan pesona dan kekuatan kata-kata, sastra Indonesia telah menjadi refleksi kehidupan, perjuangan, dan keberagaman budaya bangsa ini. 

Mari kita telusuri perjalanan menarik dari sastra Indonesia dengan menggali ke dalam cerita-cerita yang memukau dan memengaruhi generasi-generasi yang terus bersemangat mengembangkan dunia kata-kata.

Periode Awal : Era klasik Jawa

Pada abad ke-9, cerita-cerita epik seperti 'Ramayana' dan 'Mahabharata' tumbuh subur di tanah Jawa. 

Sastra lisan berperan penting dalam menyebarkan nilai-nilai moral dan etika kepada masyarakat. 

Baca Juga: Polsek Subang berikan penyuluhan terkait TPPO di LPK NOTO ID

Karya-karya tersebut menampilkan tokoh-tokoh pahlawan yang menjadi simbol keberanian, cinta, dan pengabdian. 

Gaya bahasa yang indah dan penggunaan alegori yang khas memperkaya warisan sastra Jawa.

Periode Kolonial : Era Balai Pustaka

Pada awal abad ke-20, saat Indonesia masih dijajah oleh Belanda, muncul gerakan sastra modern yang dipelopori oleh Balai Pustaka. 

Institusi ini menerbitkan karya-karya sastra dalam bahasa Melayu, yang kemudian menjadi cikal bakal bahasa Indonesia. 

Salah satu karya monumental dari periode ini adalah 'Siti Nurbaya' karya Marah Rusli, sebuah novel yang menggambarkan konflik antara cinta dan patriarki, dan menjadi salah satu novel terpenting dalam sejarah sastra Indonesia.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara 1 Juli, Polres Subang resmikan rumah rutilahu warga Desa Kertajaya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X