GENMILENIAL.ID - Polsek Subang bekerjasama dengan lembaga pendidikan dan organisasi non pemerintah LPK NOTO ID berikan penyuluhan terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada Senin 12 Juli 2023.
Bertempat di Jalan Panji RT 79 RW 26 Padajaya Kelurahan Cigadung Kabupaten Subang, Penyuluhan TPPO Polsek Subang kali ini menghadirkan pemateri Wakapolsek Subang AKP Dasan.
Kapolsek Subang Kompol Yayah Rokayah menyebut bahwa pendidikan menjadi sangat penting untuk mencegah terjadinya TPPO.
"Di tengah tengah masyarakat yang sadar akan pentingnya hak asasi manusia, pendidikan menjadi senjata utama dalam memerangi perdagangan orang," kata Kompol Yayah Rokayah pada genmilenial.id pada Senin 12 Juni 2023.
Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara 1 Juli, Polres Subang resmikan rumah rutilahu warga Desa Kertajaya
Lanjut Kapolsek, pendidikan yang diberikan secara komprehensif akan mampu mengenali tanda-tanda dan resiko terkait TPPO.
"Pelatihan yang komprehensif diberikan kepada siswa di sekolah-sekolah untuk mengenali tanda-tanda dan resiko perdagangan orang, sehingga mereka menjadi agen perubahan yang tanggap dan pencegah yang efektif," tambahnya.
Tindak pidana perdagangan orang, kata Kompol Yayah merupakan kejahatan luar biasa sehingga memerlukan penanganan dan pencegahan yang lebih serius dan sinergi semua pihak.
Hal tersebut juga, yang membuat saat ini Polsek Subang terus gencar lakukan sosialisasi terkait kejahatan TPPO tersebut di wilayah hukum Polsek Subang.
Baca Juga: Cegah kasus TPPO, AKBP Sumarni minta pihak perusahaan agar miliki data PMI yang habis kontrak
Senada dengan Kapolsek Subang, Wakalpolsek Subang AKP Dasan yang menjadi pemateri pada penyuluhan TPPO tersebut mengatakan bahwa pendekatan multi sektoral sangat diperlukan untuk mencegah tindak pidana tersebut.
"Pendekatan multi sektoral juga diperlukan untuk mencegah tindak pidana ini. Dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam pencegahan perdagangan orang," ucapnya.
Disamping itu, kehadiran sebuah komunitas yang saling peduli dan memberikan dukungan sosial yang dibangun dapat melindungi individu yang rentan terhadap perdagangan orang.
"Dengan pelatihan yang cukup di LPK NOTO ID diharapkan para CTKI bisa dipersiapkan secara matang dan profesional sehingga terhindar dari kegiatan perdagangan orang," tuturnya.
Artikel Terkait
Polres Subang ciduk 13 orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan 2 orang sediaan farmasi
Gelar Jumat curhat di Masjid At Taubah, Polsek Subang terima aspirasi warga terkait UMKM
Polsek Subang bubarkan aksi geng motor yang diduga membawa senjata tajam dan amankan satu unit motor
Jelang Idul Adha 1444 H, Polres Subang monitoring Pasar hewan dan pengecekan kondisi hewan, ini hasilnya
Diduga hendak tawuran, 33 pelajar dari 6 SMK di Subang diamankan Sat Reskrim Polres Subang
Sat Reskrim Polres Subang ringkus 2 pelaku TPPO, Korban merupakan Ibu Rumah Tangga warga Pamanukan
Jelang Hari Bhayangkara 1 Juli, Polres Subang resmikan rumah rutilahu warga Desa Kertajaya