Baca Juga: 18 Maret, perayaan Hari Arsitektur Indonesia
Sejak itu, Candi Prambanan bangkit kembali, memancarkan keindahannya yang megah. Diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991, kompleks candi ini menjadi salah satu daya tarik utama pariwisata di Indonesia.
Hingga kini, Candi Prambanan tetap menjadi saksi bisu dari gemerlap masa lalu Jawa.
Dikelilingi oleh legenda dan cerita-cerita yang menghanyutkan, kompleks ini menjadi tempat peribadatan dan refleksi bagi umat Hindu, serta destinasi wisata yang menarik minat wisatawan dari berbagai penjuru dunia.
Dengan keanggunan arsitekturnya yang tiada tara dan sejarah yang memukau, Candi Prambanan tetap menjaga pesonanya sebagai salah satu keajaiban dunia kuno yang masih berdiri kokoh, menghadapi arus zaman yang terus berubah.***
Artikel Terkait
Zaman Peralihan, merenung karya Soe Hok Gie dalam gelombang perubahan
Sinopsis buku 'Di Bawah Lentera Merah' karya Soe Hok Gie
Catat! ini 10 tips membuat sinopsis buku menarik perhatian pembaca
Merayakan kekayaan kata-kata dan imajinasi pada Hari Sastra Sedunia
Perjalanan Sastra Indonesia, dari dulu hingga kini, seperti apa?
Diharapkan berikan sentuhan bagi kemajuan NU, Raja LAK Galuh Pakuan didaulat sebagai dewan penasehat PCNU Subang
Sejarah dan makna supersemar, kisah di balik tanggal 11 maret