Zona lain yang menarik adalah Kick-Plate, yang mensimulasikan gangguan mendadak pada roda kendaraan.
Teknologi stabilitas BYD akan bereaksi secara otomatis untuk menjaga arah kendaraan tetap aman, memperlihatkan peran penting sistem keselamatan aktif.
Sementara itu, Dynamic Paddock dan Race Track memungkinkan pengujian akselerasi, handling, dan stabilitas pada kecepatan tinggi.
Lintasan sepanjang 1.758 meter ini dirancang untuk menunjukkan performa kendaraan listrik dalam kondisi ekstrem sekaligus presisi manuvernya.
Teknologi e³ Platform dan Megawatt Flash Charging
Salah satu sorotan utama adalah demonstrasi e³ Platform pada DENZA Z9GT, yang memungkinkan distribusi torsi independen pada setiap roda.
Teknologi ini memungkinkan fitur seperti crab walk dan compass turn, yang membantu kendaraan bermanuver di ruang sempit atau medan sulit.
Baca Juga: WNI di Belanda curhat soal panduan bertahan hidup 72 jam, gegara listrik padam warga diminta siaga
BYD juga memperkenalkan teknologi Megawatt Flash Charging, sistem pengisian daya ultra-cepat dengan daya lebih dari 1.000 kW.
Teknologi ini memungkinkan pengisian baterai dari 20 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar lima menit, sekaligus menjawab tantangan jarak tempuh kendaraan listrik.
Simulasi ekstrem hingga edukasi mobilitas masa depan
Pengalaman semakin lengkap dengan hadirnya Indoor Sand Dune, lintasan pasir buatan setinggi hampir 30 meter yang mensimulasikan medan gurun, serta Wading Pool yang memungkinkan kendaraan melintasi genangan air untuk menguji ketahanan sistem kelistrikan.
Seluruh rangkaian ini menegaskan bahwa sirkuit all-terrain bukan sekadar arena uji coba, melainkan pusat edukasi teknologi kendaraan listrik.
Baca Juga: Terobos banjir demi mengajar, aksi guru matematika SMK Serang ini tuai salut warganet