GENMILENIAL.ID - Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu mengunjungi pabrik BYD yang berlokasi di Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang pada Rabu, 12 Maret 2025.
Turut menemani Kapolres yaitu jajaran Pejabat Utama (PJU), personel Pores Subang dan perwakilan dari perusahaan.
Pada kunjungan tersebut, Kapolres Subang menegaskan terkait pentingnya Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di kawasan industri Subang.
Baca Juga: Ramai aksi CPNS-PPPK di Jakarta, ini 4 poin alasan KemenPAN RB undur pengangkatan CASN 2024
"Mengajak semua pihak, termasuk elemen pemerintah desa dan masyarakat, untuk berkomitmen menjaga keamanan serta menghindari potensi konflik," kata AKBP Ariek Indra Sentanu dalam keterangan yang disampaikan pada awak media.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan pernyataan bersama yang menegaskan komitmen dalam menolak premanisme, ujaran kebencian dan hoak yang dapat memicu perpecahan.
"Sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat, dilakukan penandatanganan pernyataan bersama yang menegaskan komitmen untuk menolak premanisme, ujaran kebencian, dan hoaks yang dapat memicu perpecahan," ujarnya.
Mantan Kapolres Cirebon kota itu juga, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan desa sekitar yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi proyek pembangunan PT BYD.
Peninjauan Kapolres pada lokasi proyek PT BYD tersebut untuk memastikan perkembangan industri di wilayah Kabupaten Subang dapat berjalan dengan aman dan kondusif.
"Memastikan perkembangan industri di wilayah Subang tetap berjalan dengan aman dan kondusif," tuturnya.***
Artikel Terkait
Menanti janji Prabowo soal kesetaraan perempuan dan proyek makan bergizi usai penunjukkan calon menteri ‘Ibu dan Anak’ ini
Marak kecelakaan, Polres Subang gelar rakor penanganan transportasi material konstruksi Proyek Strategis Nasional di Kabupaten Subang
Soroti proyek tanggul sepanjang 39 km, Pemprov DKI Jakarta keluhkan infrastruktur yang belum rampung sejak tahun 2014!
DJP Luncurkan Coretax yang miliki nilai proyek Rp1,3 triliun, ini 3 perusahaan asing yang terlibat dalam pembuatannya
Prabowo ingin proyek infrastruktur lebih efisien: Swasta silakan bergerak!
Terbongkar! pagar laut di Bekasi proyek Pemprov Jabar, apa yang akan dilakukan pemerintah pusat?
Ada efisiensi dana pembangunan IKN, Jokowi tak melihat potensi proyek mangkrak: Semua sudah sesuai tahapan