Mitos: Saling bergandengan tangan adalah penyelamatan yang efektif
Fakta: Membentuk rantai manusia dengan bergandengan tangan untuk saling menarik justru sangat berbahaya dan membuat risiko tenggelam atau jatuhnya lebih banyak korban.
4. Tanda-tanda rip current
Mitos: Rip current selalu terlihat
Fakta: Menemukan lokasi rip current akan terlihat jelas jika berada di tempat yang lebih tinggi dan beberapa tanda yang bisa diketahui seperti:
- Celah sempit perairan yang lebih gelap dan tampak lebih tenang diapit oleh area ombak yang pecah
- Memiliki saluran air yang bergelombang dan terlihat berbeda dengan air di sekitarnya
- Perbedaan warna air, seperti adanya area air yang tampak berlumpur di mana itu terjadi akibat sedimen dan pasir yang terbawa dari pantai
- Area buih atau busa ombak dan rumput laut yang konsisten selalu terbawa oleh arus ombak
- Aliran air yang menjauh dari bibir pantai dengan arus deras yang cepat
5. Rip current tak memandang kondisi cuaca
Mitos: Rip current hanya terjadi saat cuaca buruk
Fakta: Arus balik cepat di rip current bisa terjadi bahkan ketika cuaca sedang baik dan ketika ombak di permukaan terlihat tenang.
Baca Juga: Polisi sebut hasil tes psikologi tersangka mutilasi di Ngawi akan diumumkan ke publik, ada apa?
6. Ombak tenang bukan berarti aman
Mitos: Selalu aman untuk berenang saat ombak sedang kecil
Fakta: Belum tentu, karena ombak yang pecah justru menjadi tanda-tanda adanya rip current di area tersebut.***