"Bagaimanapun Anda melihatnya, efektivitas pintu air dan tanggul laut benar-benar mengesankan," kata seorang Wali Kota Fudai bernama Hiroshi Fukawatari.
Baca Juga: Dahsyat, 7 air rebusan tanaman ini bisa lunturkan lemak
Proyek tanggul raksasa di Jakarta
Melihat kesuksesan giant sea wall di Jepang, di Indonesia juga terdapat proyek tanggul laut besar di Pantai Utara Jakarta yang rencananya dibangun sepanjang 46 kilometer.
Kini, sudah terbangun 13 kilometer. Tersisa pembangunan sepanjang 33 kilometer yang belum rampung pembangunannya.
Diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menggarap 11 kilometer tanggul raksasa dan Pemprov DKI Jakarta sepanjang 22 kilometer.
Sementara itu, tanggul sepanjang 22 kilometer yang menjadi bagian Pemprov DKI Jakarta prosesnya masih menunggu desain yang dibuat oleh Kementerian PUPR.
Baca Juga: Kenali, ini ciri-ciri asam urat pada usia muda
Dalam perjanjian sebelumnya, disebutkan urusan desain tanggul besar di Jakarta tersebut merupakan tanggung jawab Kementerian PUPR.
Diketahui, pembangunan tanggul laut raksasa merupakan upaya untuk mengatasi persoalan banjir dan rob di Jakarta.
Selain mengatasi banjir, pembangunan tanggul laut raksasa sebagai upaya penyelamatan pesisir utara Pulau Jawa dari ancaman tenggelam karena kenaikan air laut.
Terkini, calon gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil sempat mengutarakan ingin merealisasikan proyek Giant Sea Wall.
Baca Juga: Apakah perubahan iklim bisa pengaruhi kesehatan anak?
"Ada sekitar 70-an program dari mulai infrastruktur raksasa menahan banjir di utara dengan kawasan Giant Wall. Nah, nanti Dubainya Jakarta ada di sana," kata Ridwan Kamil di Kantor DPN Partai Gelora, Jakarta Selatan, pada Selasa, 27 Agustus 2024.
Terkait kelanjutan pembangunan Giant Sea Wall, wacana proyek ini pernah diutarakan pula oleh Prabowo Subianto sebagai Presiden RI yang terpilih lewat Pilpres 2024.