GENMILENIAL.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19, menyusul adanya lonjakan kasus di sejumlah negara Asia Tenggara dan sekitarnya.
Dalam surat edaran terbaru yang dirilis dan ditandatangani oleh Plt Direktur Penanggulangan Penyakit, Murti Utami, Kemenkes menyebut peningkatan kasus terjadi di Thailand, Hongkong, Malaysia, dan Singapura.
“Varian dominan yang menyebar di Thailand adalah XEC dan JN.1. Sementara di Singapura, ditemukan varian LF.7 dan NB.1.8 yang merupakan turunan dari JN.1,” tulis Kemenkes dalam keterangan yang dikutip pada Minggu, 1 Juni 2025.
Di Hongkong, varian JN.1 juga mendominasi kasus baru, sedangkan di Malaysia varian XEC menjadi penyebab utama.
Meski demikian, Kemenkes menekankan bahwa tingkat penularan dan kematian akibat varian-varian tersebut masih tergolong rendah.
Situasi di Indonesia sendiri saat ini menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data mingguan, jumlah kasus yang dikonfirmasi turun dari 28 kasus pada minggu ke-19 menjadi 3 kasus pada minggu ke-20. Varian dominan yang beredar di Tanah Air saat ini adalah MB.1.1.
Baca Juga: Bos Sawit di Inhu diduga dibunuh pegawai sendiri, jasad belum ditemukan di Sungai Kuantan
Surat edaran tersebut juga ditujukan kepada Dinas Kesehatan daerah, unit pelayanan teknis bidang kekarantinaan, laboratorium kesehatan masyarakat, hingga fasilitas layanan kesehatan dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Tujuan surat edaran ini adalah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 maupun penyakit lain yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) atau wabah,” tulis Kemenkes dalam edaran tersebut.***
Artikel Terkait
Jelang tahun ketiga pandemi COVID-19, tantangan dan harapan yang dihadapi manusia
KPK duga kasus korupsi APD Covid-19 di Kemenkes capai Rp625 Miliar
Suka kue donat? ini sejarah, varian, dan popularitasnya di dunia
Mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan APD Kemenkes di masa krisis covid 19, begini ‘Deal’ tiga orang tersangka
HMPV marak di China hingga muncul imbauan Kemenkes, akankah seperti Covid-19?
Apakah penderita HMPV juga perlu melakukan isolasi seperti penderita Covid-19?
Bukan efek langsung, ini korelasi Covid-19 sebabkan bopeng di wajah seperti yang diucapkan doktif