Membaca masa depan AI Indonesia: Kolaborasi pemerintah, komunitas, dan dunia usaha di CITCOM CONNEXT 2025

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 24 April 2025 | 20:51 WIB
Acara CITCOM CONNEXT 2025 di Bandung, pada 22 April 2025 (Dok. CITCOM CONNEXT 2025)
Acara CITCOM CONNEXT 2025 di Bandung, pada 22 April 2025 (Dok. CITCOM CONNEXT 2025)

Investor asing Martyn Terpilowski menyoroti tantangan terbesar AI di Indonesia: regulasi yang lamban dan kurang ramah investasi.

Ia membandingkan Indonesia dengan Vietnam yang kini menjadi magnet bagi perusahaan teknologi dunia seperti Intel.

“Jika kita ingin menjadi pemain besar di sektor AI, maka pemerintah harus memberi jaminan dan kemudahan berusaha. Dunia usaha butuh kepastian untuk bertahan lintas generasi,” ucapnya.

Bandung, titik temu inovasi

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin Affandi, menyambut baik gelaran ini dan berharap Bandung bisa menjadi titik temu inovasi digital yang berpihak pada kemanusiaan.

Baca Juga: Revelino, pria yang mengaku ayah kandung dari anak Lisa Mariana: Bersama saat mabuk hingga ditemui saat ngidam

“Kami percaya, solusi terbaik lahir dari partisipasi masyarakat. AI harus menjadi alat, bukan ancaman," ucapnya.

CITCOM CONNEXT 2025 menjadi semacam refleksi nasional: Indonesia siap melompat ke era AI, tetapi lompatan itu butuh arah yang jelas, sinergi kuat, dan keberanian untuk menjaga kedaulatan data serta keseimbangan nilai-nilai kemanusiaan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X