Pengguna medsos di AS kini migrasi ke RedNote usai pemblokiran TikTok, begini beda cara posting warganet China vs Negeri Paman Sam

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 20 Januari 2025 | 21:52 WIB
Ilustrasi aplikasi RedNote dan TikTok yang digandrungi pengguna medsos di Amerika Serikat (AS) (Instagram.com/@rednote_us - Unsplash.com/@visuals)
Ilustrasi aplikasi RedNote dan TikTok yang digandrungi pengguna medsos di Amerika Serikat (AS) (Instagram.com/@rednote_us - Unsplash.com/@visuals)

Baca Juga: Uya Kuya klarifikasi setelah viral ditegur korban kebakaran LA, mengaku videonya langsung dihapus

"Tampaknya ini adalah jenis aplikasi yang akan dikenakan undang-undang tersebut dan dapat menghadapi pembatasan yang sama seperti TikTok jika tidak dijual," ungkap petinggi AS yang tidak disebut namanya, pada Senin, 20 Januari 2025.

Dasar hukum yang dipakai pemerintah AS untuk memblokir TikTok adalah undang-undang Protecting Americans from Foreign Adversary Controlled Applications Act yang disahkan oleh Presiden AS Joe Biden pada April 2024.

Berdasarkan undang-undang itu, Kongres AS dapat mengatur sebuah platform untuk memisahkan operasinya di AS dari kepemilikan asing, atau berpotensi diblokir jika dianggap sebagai ancaman.

Muncul tren ‘Pengungsi TikTok’ di China

Dilansir dari CBS 42, muncul sebuah tren 'Pengungsi TikTok' atau TikTok Refugee yang menunjukkan mereka ikut menjadi pengguna aplikasi RedNote alias Xiaohongshu buatan China.

Baca Juga: Jun SEVENTEEN jadi villain di film The Shadow's Edge, adu kecerdasan dengan Jackie Chan, detektif senior kepolisian

Dalam aplikasi yang menggabungkan fitur Instagram dan Pinterest itu, tagar #TikTokRefugee menjadi populer dan sebagian besar penggunanya berasal dari Amerika Serikat (AS).

Xiaohongshu atau dikenal RedNote di luar China itu menjadi aplikasi dengan peringkat unduhan pertama di aplikasi Apple Store AS.

Popularitas RedNote yang meningkat di AS itu terjadi usai pemblokiran TikTok di AS pada Minggu, 19 Januari 2025.

Pada Desember 2024, Xiaohongshu dilaporkan memiliki sekitar 300 juta pengguna aktif bulanan secara global.

Baca Juga: Konsep pembelajaran Ramadan hampir selesai, surat edaran segera diumumkan, siswa sekolah dipastikan tidak libur

Lewat RedNote, para pengguna di China umumnya berbagi kehidupan di China dari kuliner hingga sebagai media pembelajaran Bahasa Mandarin.

Sementara para pengguna baru dari AS berbagi gaya hidup mereka seperti memposting foto dan video kucing maupun anjing peliharaan mereka di RedNote.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: The Guardian, CBS

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X