Cuaks? Bahasa gaul di Tiktok, seperti ini penjelasanya

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 28 Maret 2023 | 21:50 WIB
Ilustrasi (Pixabay)
Ilustrasi (Pixabay)

GENMILENIAL.ID - Sebagai pengguna media sosial pastinya kalian mendengar ‘Cuaks’ kata-kata yang viral saat ini.

Cuaks bermula dipakai oleh akun Tiktok Bernama Ijatz Candeza. Tren cuaks bermula ketika adanya video roasting yang dilakukan oleh beberapa anak remaja dengan menggunakan kata ‘Cuasks’ di akhir kalimatnya dan diawali dengan kalimat “kata-katanya dong” di awal kalimat.

Video ‘Cuaks’ di unggah oleh akun tiktok Ijatz Candeza pertama kalinya. Dalam videonya, terdapat beberapa remaja mengucapkan kalimat roasting yang berbeda-beda salah satunya 'dihargai lanjut nggak dihargai cabut, cuak'

Baca Juga: Adakan latihan membatik warga binaan, Yayasan Puri Haruming lakukan kerjasama dengan Lapas Kelas IIA Subang

Alhasil video tersebut viral dan banyak mengundang perhatian banyak netizen. Banyak konten creator yang ikut meramaikan tren ini dengan memprodikan video cuaks di akun mereka dan mengandalkan kreatifitasnya lewat kalimat yang diakhiri dengan kata cuaks. 

Kalian mungkin bertanya-tanya sebenarnya apa sih artinya kata ‘Cuaks’. Yuk, kita bahas dulu arti kata cuak dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Ada dua arti kata cuak yang tercantum dalam KBBI sebagai berikut:

1. Cuak1/cu·ak/ ark n binatang (seperti kerbau, gajah) untuk memikat (gajah, kerbau liar) supaya dapat ditangkap 

2. Cuak2/cu·ak/ ark a takut; gentar 

Baca Juga: Safari Ramadhan di Masjid Jami At Takwa, Iptu Yusman ingatkan peran orang tua dalam pengawasan anak remajanya

Dari dua arti di atas, cuak bisa memiliki arti yang sangat berbeda tergantung konteks kalimatnya.

Sedangkan arti cuaks dalam bahasa gaul memiliki definisi yang berbeda. Kata ini merupakan imbuhan yang biasa digunakan sebagai kata sindiran.

Dari beberapa pengertian diatas dapat dipahami bahwa kata ‘cuaks’ hanyalah kata-kata imbuhan yang ada diakhiran kalimat dan kata imbuhan ini digunakan sebagai kata pendukung untuk kalimat sindiran. (Wida Nengsih)***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X