GENMILENIAL.ID – Prestasi membanggakan datang dari Kabupaten Subang. Tovan Nopian, atlet Muaythai asal Subang yang tergabung dalam Donting Athlete Management binaan LAK Galuh Pakuan, berhasil tampil di ajang bergengsi ONE Championship.
Kehadiran Tovan di pentas internasional ini menjadi bukti bahwa kualitas atlet Indonesia, khususnya dari Subang, mampu bersaing di level Asia.
Manajer Donting Athlete Management sekaligus Sekretaris Umum Pengprov Muaythai Jabar, Tine Yowargana (Tingting), mengaku bangga sekaligus cemas dengan kiprah Tovan.
Baca Juga: Terpengaruh tren medsos, dua pemuda lempar bom molotov ke 6 pos polisi di Jogja-Sleman
Menurutnya, kesempatan tampil di ONE Championship adalah hasil dari proses panjang pengiriman atlet ke luar negeri untuk latihan tanding hingga akhirnya dilirik oleh manajemen ONE Championship.
“Kami merasa bahagia namun juga cemas. Ini pengalaman pertama, tapi dengan keyakinan yang kuat kami percaya atlet kita punya keterampilan sejajar dengan petarung luar negeri, termasuk lawan Tovan dari Jepang,” ujar Tingting.
Meski kalah tipis dalam pertandingan, Tingting menilai pencapaian ini sudah menjadi langkah besar.
“Kami dari Kabupaten Subang, dengan segala keterbatasan, bisa berdiri sejajar di panggung sebesar itu. Ini sangat membanggakan. Pertandingan di level internasional wajar ada yang menang dan kalah, tapi yang terpenting kita sudah menunjukkan kualitas,” tambahnya.
Baca Juga: Autopsi jenazah diplomat RI korban penembakan di Peru rampung, Kemlu pastikan segera dipulangkan
Selain Tovan, sejumlah atlet dari Jawa Barat juga dijadwalkan tampil dalam laga internasional. Delfan Dwi Satrio akan bertanding pada 9 September di Bangkok, disusul Redho pada 3 Oktober dan Edwin pada 5 Oktober.
Menurut Tingting, persaingan atlet di Jawa Barat bahkan lebih ketat dibanding level nasional, sehingga wadah profesional seperti Donting Athlete Management sangat dibutuhkan untuk mengembangkan talenta.
Sementara itu, Tovan mengaku pengalaman bertanding di ONE Championship terasa luar biasa.
“Panggungnya besar, meriah, ditonton ribuan orang, bahkan disiarkan langsung di YouTube. Rasanya tegang sekali karena ini pertama kalinya saya bertanding di level itu," kata Tovan.
Baca Juga: Fenomena ‘nepo kids’ anak pejabat jadi pemicu gelombang reformasi di Nepal
Artikel Terkait
Juara 1 Open Turnamen Bola Putri, ini harapan Nayla, salah satu atlet klub Tree M asal Kabupaten Bandung Barat
Cetak atlet berprestasi, ISSI Subang bakal gunakan kembali vanue balap sepeda di Hutan Kota Ranggawulung
Enam atlet Muaythai Indonesia dikirim ke Thailand untuk uji tanding
Ratusan peserta ramaikan Bupati CUP Taekwondo Subang 2025, ajang cari bibit atlet muda
Azka Fathaniah Aulia sabet juara 1 dan atlet terbaik junior putri di Bupati Cup Taekwondo Subang 2025
Turnamen perdana Bupati Cup Taekwondo 2025 sukses digelar, Kang Rey: Siapkan atlet menuju Popda dan Porprov
Pengcab Taekwondo Subang gelar Rakerkab, fokus pembinaan atlet dan penguatan organisasi jelang Porprov