"Setelah kemenangan di Round 3 Kualifikasi Piala Dunia (melawan Arab Saudi), dia bilang ke keluarga akan meraih hasil bagus di Australia pada Maret 2025," terang Shin Jae-won.
"Ayah terus memacu diri karena cita-citanya adalah membawa Garuda bisa langsung lolos ke Piala Dunia. Sayangnya, dia tidak bisa melakukan itu sekarang," tambahnya.
3. Sabar melatih talenta muda Timnas Indonesia
Meski bukan negara asalnya, STY juga dikenal oleh sang anak sebagai sosok yang sabar melatih para pemain muda di Timnas Indonesia.
Kesabaran STY itu terbukti saat melakoni ajang kompetisi AFF 2024, dengan memboyong para punggawa Garuda berusia di bawah 22 tahun meskipun akhirnya kalah di babak fase grup.
Shin Jae-won menjelaskan, negara-negara tetangga Indonesia membawa tim senior mereka sementara sang ayah ingin memberi pengalaman bermain kepada talenta muda Timnas Indonesia itu di kompetisi sepak bola ASEAN.
"Negara lain berpartisipasi di Piala AFF 2024 dengan timnas senior, tetapi saya dengar Indonesia bersepakat dengan PSSI untuk menurunkan tim U-22," jelas Shin Jae-won.
"Bahkan, (Timnas Indonesia U-22) akan dibawanya untuk persiapan ke Piala Asia U-23 dan SEA Games yang akan digelar tahun ini," pungkasnya.
4. Tekanan warganet justru dianggap dukungan bagi STY
Dalam postingan yang sama, Shin Jae-won senang melihat kiprah ayahnya selama menjalani lika-liku perjuangan bersama Timnas Indonesia.
Shin Jae-won menilai STY telah membuktikan diri dengan hasil-hasil positif yang diraih Timnas Indonesia, terlepas dari banyaknya tekanan dari pihak yang ingin menjatuhkan sang pelatih Garuda itu.
"Saya sangat senang dia membuktikannya dengan hasil positif untuk Timnas Indonesia," tegas Shin Jae-won.
Baca Juga: Ada wacana sekolah diliburkan selama Ramadan, Cak Imin: Tidak perlu, konsepnya belum jelas
Artikel Terkait
Patrick Kluivert resmi jadi pelatih anyar Garuda, media Vietnam sibuk nyinyir usai kepergian Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia
Jumlah pesangon yang diterima Shin Tae Yong usai dipecat dari Timnas Indonesia, fantastis!
Deddy Corbuzier soroti kesabaran STY latih Garuda hingga sekelas jawara Piala Dunia 2014 ini butuh 8 tahun ditangani pelatih yang sama
Sebelum babak play off degradasi, Gultom ingin kembalikan kepercayaan diri para pemain
Kembalinya Din Gultom, bawa Persikas Subang raih kemenangan, tumpaskan Persipa dengan skor tipis 1-0
Dapat applause Oxford United, Marselino Ferdinan bikin heboh jagat medsos usai lakoni debut perdana di Inggris!
Merasa punya kesamaan kultur sepak bola, begini pesan Kluivert yang tak ingin suporter Indonesia terpecah belah usai PSSI pecat STY