4 Reaksi terbaru Bung Towel usai STY dipecat dari pro kontra warganet hingga 'Drama' sang pelatih Garuda di AFF 2024

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 8 Januari 2025 | 21:39 WIB
Potret pengamat sepak bola di Indonesia, Tommy Welly alias Bung Towel yang berkomentar soal pemecatan PSSI ke pelatih Garuda, Shin Tae-yong (YouTube.com/Catatan Demokrasi)
Potret pengamat sepak bola di Indonesia, Tommy Welly alias Bung Towel yang berkomentar soal pemecatan PSSI ke pelatih Garuda, Shin Tae-yong (YouTube.com/Catatan Demokrasi)

"Walaupun kalau dari sudut pandang saya, saya sudah lihat kapasitasnya mentok waktu di Piala Asia 2023," tuturnya.

Baca Juga: Akibat tergoda Rp4,67 miliar, tersangka kasus suap Ronald Tannur diamuk istrinya: Saldo ATM keluarga nol rupiah, pak!

2. Berkelakar tak digubris PSSI soal kontrak STY

Bung Towel menjelaskan saat melihat performa Timnas Indonesia yang menurutnya stagnan atau bergerak di tempat, dirinya mengkritik PSSI untuk tidak perlu memperpanjang kontrak STY.

"Jadi waktu itu saya bilang, tidak usah diperpanjang, walaupun PSSI tetap memperpanjang," terangnya.

Bung Towel pun berseloroh keputusan kontrak STY berada di tangan PSSI karena dirinya hanyalah seorang pengamat sepak bola Tanah Air.

"Tapi itu hak PSSI, karena statuta mengatakan yang kelola sepak bola Indonesia, termasuk timnas adalah PSSI," sebut Bung Towel

Baca Juga: Soroti Kluivert jadi pelatih anyar Garuda, Coach Justin ungkap nama besar legenda Belanda Itu hingga minta suporter berhenti ‘Hajar’ PSSI

"Jadi posisi kita sebagai pengamat yang mengingatkan, kalau mau diingatkan. Mengkritisi, kalau mau didengar. Kalau tidak didengar ya tidak apa-apa," tambahnya.

3. Menyoroti pro kontra penggemar Garuda

Pemecatan STY memang menimbulkan pro dan kontra di tengah pembicaraan penggemar Garuda di media sosial (medsos). 

Sebagian besar tidak setuju dengan keputusan Erick Thohir, namun terdapat juga yang merasa sudah waktunya timnas memasuki era baru.

Menyoroti hal tersebut, Bung Towel menyesali perbedaan pendapat bisa sampai memecah-belah publik sepak bola di Indonesia.

"Terus kenapa sekarang sampai sebegitunya, sampai terbelah di jagat bola kita, di publik bola kita tidak sehat?" tuturnya. 

Baca Juga: Boros bisa memicu terjadinya masalah kesehatan mental, waspadai dampaknya pada diri sendiri

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X