Gempa bumi magnitudo 7,7 melanda Turkiye dan Suriah, Indonesia berangkatkan tim kemanusiaan tahap pertama

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 12 Februari 2023 | 16:32 WIB
Personel Tim Kemanusiaan Indonesia bersiap menaiki pesawat di Lanud Halim Perdanana Kusuma, Jakarta pada Sabtu 11 Februari 2023 (BNPB / Muhammad Arfari Dwiatmodjo)
Personel Tim Kemanusiaan Indonesia bersiap menaiki pesawat di Lanud Halim Perdanana Kusuma, Jakarta pada Sabtu 11 Februari 2023 (BNPB / Muhammad Arfari Dwiatmodjo)

GENMILENIAL.ID - Pemerintah Indonesia memberangkatkan tim kemanusiaan ke Turkiye pada Sabtu 11 Februari 2023, hal tersebut berkaitan dengan musibah gempa bumi dengan magnitudo 7,7 yang melanda wilayah Turkiye dan Suriah yang terjadi pada Senin 6 Februari 2023.

Dari data yang disampaikan oleh situs kebencanaan Pemerintah Turkiye (AFAD) pada 10 Februari 2023 korban jiwa dalam bencana tersebut mencapai 18.991 jiwa tewas dan 75.523 korban luka, serta ribuan bangunan rusak. 

Atas kejadian musibah yang menimpa negara Turkiye tersebut, Presiden Joko Widodo langsung memberikan arahan kepada para Menteri dan Pimpinan lembaga untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada pemerintah Turkiye dan Suriah. 

Baca Juga: Wow, SKK Migas temukan cadangan gas di Pulau Seram Maluku

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto pada hari Sabtu 11 Februari 2023 didampingi oleh Menko Pemberdayaan Manusia dan Kemanusiaan, Menteri Pertahanan, Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Asops Kapolri dan Kepala Basarnas, melepas tim kemanusiaan dari pemerintah Indonesia menuju Turkiye.

Ini merupakan bantuan gelombang pertama yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia berupa serangkaian tim dan dukungan logistik.

Menko PMK Muhadjir Effendy saat memimpin apel pelepasan tim kemanusiaan Indonesia mengatakan tim tahap pertama akan diberangkatkan pada Sabtu 11 Februari 2023 dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. 

Baca Juga: Intip rekomendasi tempat wisata terbaru di Subang, cocok untuk healing

"Bantuan tahap pertama yaitu Middle Urban Search and Rescue Team (MUSAR) 47 personel beserta peralatan lengkap didampingi 15 tim pendamping dari BNPB, ditambah personel dari Kementerian Luar negeri. Total tim yang diberangkatkan 62 orang dan bantuan logistik sebanyak 5 ton dari Kementerian Pertahanan," kata Muhadjir dikutip dari laman resmi BNPB pada Minggu 12 Februari 2023 

Menurut Muhadjir, pemberangkatan Tim MUSAR merupakan prioritas saat ini mengingat masih pentingnya pencarian dan penyelematan korban yang tertimbun reruntuhan bangunan selama masa kritis. 

Pihaknya juga menyebut bahwa Tim MUSAIR diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Hercules C 130 dan Boeing 737

Baca Juga: Menuju Indonesia emas 2045, Kemendagri gelar webinar BPSDM HEBAT untuk belajar budaya dan pendidikan Jepang

Selanjutnya dalam tahap berikutnya, Muhadjir mengatakan akan mengirimkan tenaga medis, obat-obatan dan peralatan rumah sakit lapangan.

"Bantuan tahap kedua yang terdiri dari Emergency Medical Team (EMT) sebanyak 105 personel lengkap dengan obat-obatan, peralatan rumah sakit lapangan untuk melakukan operasi darurat di lapangan," ungkap Muhadjir

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X