Menuju Indonesia Emas 2045, Kemendagri gelar webinar BPSDM HEBAT untuk belajar budaya dan pendidikan Jepang

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 12 Februari 2023 | 01:30 WIB
Webinar BPSDM HEBAT kolaborasi BPSDM Kemendagri dan KAJI pada Jumat 10 Februari 2023 (Kemendagri)
Webinar BPSDM HEBAT kolaborasi BPSDM Kemendagri dan KAJI pada Jumat 10 Februari 2023 (Kemendagri)

GENMILENIAL.ID - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komunitas Alumni Jepang di Indonesia (KAJI) gelar Webinar BPSDM HEBAT (Humble, Emphaty, Believe, Agile, and Tangible) ke-2 pada Jumat 10 Februari 2023.

Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kolaborasi antara Kemendagri dan KAJI dalam peningkatan SDM.

"Kunci utama mewujudkan Indonesia Emas 2045 adalah SDM. Selain itu, Indonesia perlu belajar banyak dari Jepang, khususnya dalam pengelolaan budaya dan mempertahankan akar budayanya," kata Sugeng Hariyono dikutip dari laman Kemendagri pada Minggu 12 Februari 2023

Baca Juga: Jadi calon Ketua Umum PSSI, Erick Thohir paparkan solusi perbaikan sepak bola Indonesia

Webinar BPSDM HEBAT ini dimoderatori oleh Silvany Dianita yang menghadirkan dua narasumber yaitu Fachrurrozi (Ozi) dan Alvin Mariogani.

Dalam menyampaikan materinya, Ozi menjelaskan bahwa bahasa Jepang bukan merupakan hasil pemikiran mereka sendiri, melainkan diambil dari aksara Cina dan Kanji. 

"Bahasa Jepang merupakan pintu masuk untuk bereksplorasi dan memaksimalkan kegiatan budaya dan bahasa Jepang " kata Ozi 

Baca Juga: HUT IWO Indonesia ke 5 dan HPN 2023, DPD IWO'I Subang akan berikan piagam penghargaan pada 110 tokoh Subang

Sementara itu, Alvin memaparkan bahwa hiragana adalah huruf yang pertama kali dikenal oleh anak SD dalam menulis dan menjadi dasar bagi penulisan huruf lain seperti Katakagana dan Kanji. 

Alvin pun berharap pemahaman tentang budaya dan bahasa Jepang bisa diimplementasikan dalam kehidupan nyata dimasa yang akan datang.

"Pemahaman tentang budaya dan bahasa Jepang dapat diimplementasikan secara nyata di masa depan dan peserta tidak bosan untuk belajar," kata Alvin

Baca Juga: Bareskrim Polri tangkap para pelaku TPPO jaringan international ke Kamboja

Sedangkan, Silvany yang juga moderator BPSDM HEBAT sekaligus menutup acara mengatakan bahwa diharapkan kegiatan tersebut bisa jadi ajang silaturahim bagi aparatur untuk belajar bahasa Jepang.

"Diharapkan dapat menjadi forum silahturahmi bagi aparatur untuk belajar bahasa Jepang dan peserta bisa kembali hadir pada agenda berikutnya," tuturnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: Kemendagri

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X