Blusukan ke Pasar Baturiti Bali, Presiden Jokowi pastikan operasi pasar berlanjut sampai harga beras turun

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 2 Februari 2023 | 23:11 WIB
Presiden Joko Widodo mengecek harga barang-barang di Pasar Baturiti, Tabanan, Bali, pada Kamis 2 Februari 2022 (BPMI Setpres)
Presiden Joko Widodo mengecek harga barang-barang di Pasar Baturiti, Tabanan, Bali, pada Kamis 2 Februari 2022 (BPMI Setpres)

GENMILENIAL.ID - Presiden Joko Widodo pastikan bahwa operasi pasar akan terus berlangsung di seluruh provinsi yang ada di Indonesia sampai harga beras kembali stabil dan turun.

Hal itu disampaikan Presiden usai dirinya mengecek harga barang di Pasar Baturiti, Tabanan, Bali, pada Kamis 2 Februari 2023.

“(Harga beras) memang naik di semua provinsi. Memang naik. Ini yang sudah kami lakukan, operasi pasar oleh Bulog di seluruh provinsi terus dilakukan awal Januari 2023, tetapi turunnya baru sedikit,” kata Presiden Jokowi dikutip dari Antaranews pada Kamis 2 Februari 2023.

Baca Juga: Kadar kolesterol tinggi, inilah 3 rebusan daun yang bisa menurunkannya

Sebagaimana diketahui, bahwa Presiden Jokowi pada Selasa 31 Januari 2023 telah memanggil Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso ke Istana Kepresidenan untuk membahas masalah naiknya harga beras, ketersediaan beras, dan barang-barang pokok lainnya.

Selepas pertemuan tersebut, Budi Waseso (Buwas) pun menyampaikan bahwa Perum Bulog telah menyiapkan 315.000 ton beras dari stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang bakal disalurkan melalui operasi pasar sampai Maret 2023. 

Menurut Buwas, dengan operasi pasar tersebut, diharapkan harga beras dipasaran akan kembali stabil.

Dalam tempat terpisah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono meminta pemerintah dan pihak terkait memperhatikan manajemen stok dan rantai distribusi pangan pokok sehingga harga barang penyebab inflasi, seperti beras tetap terkendali.

Baca Juga: 6 Cara mudah atasi mata panda, salah satunya menggunakan kunyit

“Dengan begitu saat tidak musim panen, maka ketersediaan bahan pangan pokok masih mencukupi dan harga bisa terkendali,” ucapnya

Kata Margo, Inflasi month-to-month pada Januari 2023, mencapai 0,34 yang mayoritas disumbangkan komoditas pangan.

Komoditas tersebut seperti beras yang memberi andil 0,07 persen, cabai merah memberi andil 0,04, ikan segar memberi andil 0,04 persen, dan cabai rawit memberi andil 0,03 persen pada Januari 2023.

Baca Juga: Mudah dan alami, berikut 5 tips atasi bekas jerawat yang membandel

Hal itu berdampak komponen harga bergejolak mengalami inflasi sebesar 5,71 persen atau lebih tinggi dibandingkan inflasi Desember 2022 sebesar 5,61 persen dan memberikan andil 0,97 persen pada inflasi Januari 2023.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X