GENMILENIAL.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) mencopot Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwakarta berinisial GD setelah diduga melakukan pencambukan terhadap Kepala SPPG berinisial RAN di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Jawa Barat.
Kasus tersebut tetap ditindaklanjuti melalui pemeriksaan etik dan proses hukum, meskipun kedua pihak disebut telah berdamai.
BGN menegaskan bahwa dugaan kekerasan di lingkungan kerja harus ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Jangan sampai terlambat! Pemutihan pajak kendaraan di sejumlah daerah segera berakhir
Peristiwa yang diduga terjadi pada Rabu, 14 Oktober 2026, menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan aksi pencambukan beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat dalam posisi tiarap, sementara pria lainnya diduga mencambuk menggunakan benda menyerupai selang.
BGN Tegaskan kekerasan tidak bisa dibenarkan
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menyatakan lembaganya menaruh perhatian serius terhadap kejadian yang berlangsung di lingkungan KPPG Bogor tersebut.
Menurut Tysa, BGN telah melakukan investigasi untuk mendalami kronologi dan fakta-fakta terkait insiden tersebut.
Pemeriksaan itu menjadi bagian dari langkah lembaga dalam menindaklanjuti dugaan kekerasan yang melibatkan pejabat di lingkungan pelayanan pemenuhan gizi.
“BGN menaruh perhatian serius terhadap peristiwa yang terjadi di lingkungan KPPG Bogor. Kami telah melakukan investigasi untuk mendalami kronologi dan fakta-fakta terkait.
“Setiap bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan dan harus ditangani secara serius sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” demikian pernyataan Tysa pada Senin, 19 Oktober 2026.
Penanganan kasus tersebut tidak berhenti pada investigasi internal. BGN juga melanjutkan proses pemeriksaan untuk menentukan tindakan administratif terhadap pihak yang diduga terlibat.