GENMILENIAL.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 478 titik panas atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni mencapai 189 titik dalam pemantauan selama 24 jam.
Data tersebut dihimpun pada periode pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.
Sebaran titik panas masih terpantau di sejumlah wilayah Indonesia, bersamaan dengan laporan keberadaan asap di beberapa kawasan.
Baca Juga: Anak Krakatau erupsi 5 kali, abu vulkanik capai 4.000 kaki dan bergerak ke Banten
Temuan ini menjadi perhatian dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang mencatat jumlah titik panas tinggi.
Meski demikian, deteksi titik panas tidak serta-merta memastikan terjadinya kebakaran di setiap lokasi sehingga pemeriksaan lapangan tetap diperlukan.
Sumatera Selatan catat 189 titik panas
Berdasarkan data BMKG, Sumatera Selatan menempati posisi teratas dengan 189 titik panas. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan provinsi lain yang turut mencatat kemunculan titik panas pada hari yang sama.
Baca Juga: Gagal di mobil listrik, mobil hybrid China kini diganjal eropa!
Jawa Timur berada di urutan berikutnya dengan 89 titik panas, disusul Papua Selatan sebanyak 63 titik.
Sementara itu, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah masing-masing mencatat 26 titik panas.
Perbedaan jumlah tersebut memperlihatkan bahwa sebaran titik panas tidak merata di seluruh wilayah Indonesia.
Sumatera Selatan menjadi wilayah yang paling banyak mencatat titik panas dalam periode pemantauan tersebut.