Kisah perjalanan ketiga bersaudara itu berakhir tragis di jalan raya. Kepergian mereka sekaligus menyisakan duka bagi keluarga, terlebih karena dua korban masih berusia 8 dan 11 tahun.
Baca Juga: 50 Bangunan terdampak kebakaran Kramat Pulo, tak ada korban jiwa dan penyebab diselidiki
Informasi mengenai rencana mereka berangkat ke sekolah menjadi salah satu bagian penting dalam kronologi kejadian.
Meski demikian, keputusan untuk tetap berangkat tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan.
Dua korban meninggal di lokasi kejadian
Kepala Kepolisian Distrik Pontian, Supt Hadzrat Hussein Mion Hussain, menyampaikan bahwa dua penumpang sepeda motor berusia 8 dan 11 tahun meninggal dunia di lokasi kecelakaan.
Sementara itu, pengendara sepeda motor yang berusia 18 tahun meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pontian.
Baca Juga: KPK panggil lagi Dedi Congor, pemeriksaan kasus suap bea cukai berlanjut
Pengemudi truk yang berusia 69 tahun dilaporkan mengalami luka pada bagian tangan dan lutut. Belum ada kesimpulan mengenai penyebab langsung tabrakan tersebut karena polisi masih melakukan penyelidikan.
Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui bagaimana kecelakaan terjadi, termasuk kondisi jalan dan faktor lain yang mungkin berkaitan dengan peristiwa tersebut. Hingga penyelidikan selesai, penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan.
Kabut asap membuat sekolah diliburkan
Kabut asap yang melanda sejumlah wilayah Malaysia berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
Baca Juga: Dukung keberlanjutan media daerah dari Aceh hingga Papua, Promedia apresiasi kemitraan strategis BRI
Memburuknya kualitas udara mendorong otoritas setempat menutup sekolah di Johor dan sejumlah wilayah lainnya sebagai langkah pencegahan.
Penutupan sekolah dilakukan untuk mengurangi paparan udara yang tidak sehat terhadap siswa dan warga sekolah.