news

Detik-detik ledakan di Pakuwon City Surabaya, tembok ruko sampai jebol

Selasa, 6 Oktober 2026 | 16:39 WIB
Rekaman CCTV saat ledakan terjadi di ruko Nasi Tempong Sri Dewi, San Antonio, Pakuwon City, Surabaya (Instagram/senikersku_id)

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, sebelum ledakan terjadi, seorang koki sempat mencium bau gas ketika sedang memasak.

Baca Juga: Prabowo bangga Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026, singgung bonus

“Hari ini, tadi sekitar pukul 07.00 WIB, saat koki sedang memasak, memang sempat mencium bau gas. Kemudian dalam sekejap, terjadi ledakan,” ujar Luthfie saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa 6 Oktober 2026.

Menurut Luthfie, tim Jibom telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan tersebut, polisi memastikan tidak menemukan kandungan bahan peledak di lokasi.

“Saat ini, kami bersama tim Jibom (Penjinak Bom) sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meyakinkan sampai saat ini tidak ditemukan kandungan yang bahan peledak,' jelas Luthfie

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kemungkinan besar ledakan tersebut diduga kuat berasal dari kebocoran gas,” sambungnya.

Baca Juga: Indonesia juara ASEAN Cup, evolusi taktik John Herdman disorot

Lima orang dilarikan untuk perawatan

Ledakan tersebut juga menyebabkan sejumlah orang mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Luthfie menyebut setidaknya lima orang, terdiri dari empat pria dan satu wanita, telah mendapat perawatan di Rumah Sakit Haji.

Sementara untuk kerusakan bangunan, polisi mencatat sekitar 41 bangunan mengalami pecah kaca akibat getaran kuat dari ledakan.

Selain itu, terdapat lima bangunan yang berada persis di sisi lokasi kejadian dan mengalami kerusakan parah. Bangunan lainnya dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Baca Juga: Diduga terlibat klaster mewah Lapas Cibinong, Kementerian Imipas minta pembebasan bersyarat Indra Kenz dicabut

Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan tiga tabung LPG di lokasi rumah makan. Ketiganya disebut sudah dalam kondisi kosong karena gas telah keluar.

“Ketiga LPG itu sudah kosong karena gasnya sudah keluar sama dan mudah-mudahan semuanya aman. Ini masih kita dalami,” tandas Luthfie.

Halaman:

Tags

Terkini