Guru tersebut kemudian mengungkapkan kekhawatirannya bahwa tugas tambahan itu dapat membuat kegiatan mengajar di kelas terbengkalai.
"Enggak ngajar, dong, kalau kayak gini," tambahnya.
Baca Juga: Anggaran cair! Ini update bansos PKH dan BPNT 2026 tahap 3, dari syarat penerima hingga nominalnya
Sejauh ini, belum ada klarifikasi resmi mengenai identitas guru dalam video tersebut maupun penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi yang melatarbelakangi rekaman tersebut.
BGN minta guru ikut makan bersama siswa
Video tersebut muncul di tengah adanya arahan Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai keterlibatan guru dalam pengawasan makanan MBG di sekolah.
Kepala BGN Sudaryono sebelumnya menjelaskan bahwa guru diimbau ikut makan bersama peserta didik sekaligus memperhatikan kondisi makanan yang diterima.
Dalam siaran pers BGN pada 15 September 2026, Sudaryono menegaskan keamanan pangan menjadi prioritas dalam pelaksanaan MBG.
Baca Juga: Razia gabungan Lapas Subang, narkoba dan HP nihil, 119 orang negatif tes urine
BGN meminta sekolah menghentikan pembagian makanan apabila ditemukan ketidaksesuaian, termasuk persoalan label waktu pada setiap wadah makanan.
Dalam penjelasan lainnya, Sudaryono menyebut pemeriksaan sebelum makanan dikonsumsi dapat mencakup kondisi makanan, bau, label pada ompreng, serta batas waktu konsumsi.
Ia juga meluruskan bahwa guru bukan diminta sekadar mencicipi makanan, melainkan ikut makan MBG bersama siswa di kelas.
"Guru juga punya peran untuk ikut makan bersama peserta didik sekaligus memperhatikan kondisi makanan yang diterima," kata Sudaryono dalam unggahannya pada Jumat 18 September 2026.
Baca Juga: 179 PNS Subang purna tugas, Kang Rey tegaskan jabatan berakhir, pengabdian tak boleh berhenti
"Sekolah diharapkan tak ragu memberikan masukan ketika menemukan pelayanan yang perlu diperbaiki," terangnya.