Selain mengerahkan tenaga kesehatan, pemerintah juga mendistribusikan bantuan logistik medis untuk mendukung penanganan warga yang terdampak paparan asap.
Bantuan tersebut mencakup 1.927.554 masker, 280 unit mesin pemekat oksigen atau oxygen concentrator, serta 36 tabung oksigen.
Kondisi ini menunjukkan dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan lahan yang terbakar.
Asap yang ditimbulkan juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama ketika kualitas udara memburuk dan kelompok rentan berada di wilayah terdampak.
Karena itu, masyarakat di wilayah yang terdampak asap karhutla diimbau memperhatikan kondisi kualitas udara, membatasi aktivitas di luar ruangan, serta menggunakan masker sebagai bagian dari upaya mengurangi paparan asap.***