news

Amukan karhutla terjang Gunung Buthak-Kawinajang di Jatim, 1.000 hektare hangus terbakar

Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB
Menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Gunung Buthak dan Gunung Kawinajang di wilayah Jawa Timur (Instagram.com/@amazingmalang)

“Pada hari Selasa, kita juga sempat melakukan dua kali water bombing dengan 2000 liter air yang dicurahkan,” ungkap Gatot dalam keterangannya, Sabtu, 19 September 2026.

“Tapi, karena kondisi cuaca dan angin yang sangat kencang pada hari itu. Akhirnya, water bombing tidak bisa dilanjutkan,” sambungnya.

1.000 hektare area gunung terbakar

Gatot mengungkapkan, luas kawasan Gunung Buthak dan Kawinajang yang terdampak karhutla kini telah mencapai sekitar 1.000 hektare.

“Hingga saat ini, luas area terdampak kebakaran hutan di kawasan Gunung Buthak dan Kawinajang telah mencapai sekitar 1.000 hektare,” beber Gatot.

Baca Juga: Shell perkuat manufaktur di Indonesia, pabrik Grease Marunda produksi 12 kiloton per tahun

Menurutnya, tim gabungan masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kebakaran di kawasan tersebut.

“Saat ini tim gabungan juga masih terus memantau perkembangan kebakaran di area ini,” tambahnya.

Karhutla di Jawa Timur tersebut juga tidak hanya terjadi di kawasan Gunung Buthak dan Kawinajang.

Kebakaran lain dilaporkan terjadi di kawasan Gunung Wilis, tepatnya di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: Fahd tiga kali terjerat KPK, Agus Sulistriyono soroti standar etik partai politik

Area Gunung Wilis yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare.

Gunung Wilis ditangani dengan sekat bakar

Gatot mengatakan kebakaran di Gunung Wilis mulai terdeteksi pada Rabu, 16 September 2026.

Tim gabungan kemudian melakukan penanganan dengan fokus pada pembuatan sekat bakar. Upaya tersebut dilakukan untuk mengisolasi pergerakan api agar tidak terus meluas.

Halaman:

Tags

Terkini