news

Amukan karhutla terjang Gunung Buthak-Kawinajang di Jatim, 1.000 hektare hangus terbakar

Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB
Menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Gunung Buthak dan Gunung Kawinajang di wilayah Jawa Timur (Instagram.com/@amazingmalang)

GENMILENIAL.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan pegunungan di Jawa Timur.

Kali ini, kebakaran terjadi di kawasan Gunung Buthak, Kabupaten Malang, dan Gunung Kawinajang, Kabupaten Blitar, dengan luas area terdampak mencapai sekitar 1.000 hektare.

Karhutla tersebut menjadi perhatian setelah sebelumnya kebakaran juga melanda kawasan Gunung Bromo dan Gunung Lawu. Kebakaran di dua kawasan tersebut kini telah berhasil dipadamkan.

Baca Juga: Kondisi siswi Karo yang diduga korban keracunan MBG kini membaik, sempat dijenguk Wapres Gibran

Sementara itu, api di Gunung Buthak dan Kawinajang masih dalam penanganan tim gabungan.

Pemadaman dari udara juga dilakukan menggunakan helikopter water bombing untuk mengatasi titik api yang berada di kawasan gunung.

Titik api terpantau dari udara

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengatakan titik api pertama kali terpantau melalui observasi udara menggunakan helikopter PK-DAP pada 13 September 2026.

Baca Juga: Viral cerita penumpang Air Asia, nyaris jadi korban pencurian di pesawat: Tas diambil dari kabin, dibuka tanpa izin

Dari hasil pemantauan tersebut, titik api diketahui berada di bagian puncak gunung. Kobaran api kemudian terus meluas sehingga diperlukan penanganan melalui pemadaman dari udara.

Tim BPBD Jawa Timur kemudian mengerahkan helikopter water bombing untuk menjangkau kawasan yang terbakar.

Sejauh ini, operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 16 kali dengan total air yang ditumpahkan mencapai 16.000 liter.

Gatot mengatakan upaya pemadaman dari udara juga sempat dilakukan pada Selasa. Namun, kondisi cuaca dan angin menjadi kendala dalam melanjutkan operasi tersebut.

Baca Juga: Data 94 warga NTT meninggal dunia di pengungsian jadi sorotan, BNPB sebut pelayanan medis maksimal hingga masalah penyakit bawaan

Halaman:

Tags

Terkini