Dalam tulisan tersebut, korban kemudian mengaku terbangun setelah merasakan adanya sentuhan dari terduga pelaku.
“Pokoknya aku tidur nyenyak. Terus aku ke-distract karena dia elus tangan aku, nyium muka aku di bagian mata, jari dia megang bibir aku sambil dimainin bibir akunya. Tangan satunya masuk ke dalam baju aku, bener-bener masuk ke dalam,” imbuhnya.
Korban juga menuliskan dirinya merasa tidak dapat berkutik dan memilih berpura-pura tidur sebelum akhirnya berusaha keluar dari ruangan tersebut untuk mencari pertolongan.
“Aku sempet ditahan, tapi aku berhasil keluar dengan kondisi gemetar. Aku nyari siapapun dan ketemu K di lapangan. Aku meluk K, aku nangis,” sambungnya.
Setelah keluar dari ruangan, korban kemudian disebut dibawa temannya ke ruang OSIS untuk menenangkan diri.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, pihak sekolah SMAN 1 Pamanukan belum memberikan keterangan mengenai aksi siswa maupun dugaan pelecehan yang dikaitkan dengan oknum guru tersebut.***