Kasus dugaan pelecehan di SMAN 1 Pamanukan: Kronologi hingga chat oknum guru yang sebut dirinya ‘Ayah’ tersebar

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 8 September 2026 | 11:45 WIB
Viral dugaan pelecehan pada siswi oleh oknum guru SMAN 1 Pamanukan (Instagram/infojalurpantura_)
Viral dugaan pelecehan pada siswi oleh oknum guru SMAN 1 Pamanukan (Instagram/infojalurpantura_)

Isi percakapan tersebut menjadi salah satu materi yang beredar bersamaan dengan video aksi siswa dan selebaran yang menyinggung dugaan pelecehan di lingkungan SMAN 1 Pamanukan.

Oknum guru diamankan polisi

Setelah aksi siswa berlangsung dan situasi di sekolah disebut memanas, petugas Polsek Pamanukan mendatangi lokasi.

Oknum guru tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelecehan yang dituduhkan kepadanya.

“Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, oknum guru tersebut sudah kita amankan dan sudah kita mintai keterangan,” kata Kapolsek Pamanukan AKP Udin Awaludin.

Baca Juga: Viral kepanikan warga saat asap hitam menyembur dari bawah tanah di Jakpus: Minggir, jangan ada yang lewat!

Pihak Polsek Pamanukan menyebut pemeriksaan terhadap oknum guru tersebut selanjutnya dilimpahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang.

Pelimpahan dilakukan untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pelecehan yang mencuat setelah aksi siswa di SMAN 1 Pamanukan.

Kronologi dugaan pelecehan

Sebuah tulisan dalam bentuk pesan chat yang turut beredar juga memuat kronologi dugaan tindakan pelecehan yang disebut ditulis oleh korban.

Kejadian bermula ketika korban dipanggil ke ruang guru. Saat itu, korban disebut tidak merasa curiga karena ruangan tersebut dalam kondisi ramai dan terdapat siswa maupun guru lainnya.

Baca Juga: 10 Pejabat berebut kursi Sekda Subang, siapa bakal gantikan Asep Nuroni?

Sesampainya di ruang guru, korban disebut tidak mengetahui alasan dirinya dipanggil karena terduga pelaku masih berbicara dengan siswa lain.

Korban kemudian menunggu di salah satu kursi hingga tertidur karena merasa mengantuk.

“Posisi aku tidur tuh duduk di kursi terus badannya ke meja gitu. Padahal, baju aku tertutup, aku pakai jas, aku pakai kerudung, pakaianku enggak mengundang nafsu sama sekali,” tulis pesan yang diduga berasal dari korban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X