Dalam unggahan Instagram @infojalurpantura_, terlihat sebuah selebaran bertuliskan ‘Waspada! Guru Cabul’ yang turut menampilkan foto terduga pelaku.
Selebaran tersebut juga memuat dugaan modus yang dikaitkan dengan oknum guru, di antaranya memanfaatkan posisinya sebagai guru dan Wakasek Kesiswaan untuk mendekati siswa.
Selain itu, selebaran tersebut menyebut adanya dugaan bujukan kepada siswa dengan alasan bimbingan belajar atau tugas tambahan serta dugaan tindakan pelecehan di area sekolah.
“Himbauan untuk siswa & orang tua: Lapor segera ke pihak berwajib atau pihak sekolah jika Anda atau anak Anda menjadi korban,” tulis keterangan dalam selebaran tersebut, dikutip dari Instagram @infojalurpantura_ pada Selasa, 8 September 2026.
Chat oknum guru yang sebut dirinya ‘Ayah’
Selain selebaran, tangkapan layar percakapan yang diduga merupakan komunikasi antara oknum guru dengan korban juga beredar di media sosial.
Dalam pesan tersebut, seseorang yang diduga sebagai oknum guru meminta maaf kepada korban dan menyebut dirinya dengan panggilan ‘Ayah’.
Baca Juga: Dedi Mulyadi dorong olahraga rakyat, Kalimalang bakal dihidupkan lewat lomba dayung
Pesan itu juga berisi permintaan agar persoalan tersebut tidak disampaikan kepada orang lain.
“Maafkan ayah ya sayang. Kalau ayah salah atau enggak suka, (nama korban) lebih baik bilang atau tegur ayah,” tulis pesan tersebut.
“Ayah lebih senang seperti itu, tidak usah ngomong sama orang lain, kita coba selesaikan bersama,” sambungnya.
Pada hari berikutnya, pesan lain yang diduga dikirim oleh oknum guru kembali beredar.
Dalam percakapan tersebut, ia menanyakan alasan korban tidak masuk sekolah dan kembali menyampaikan permintaan maaf.
Baca Juga: Geger temuan mayat bayi yang dikubur di kebun warga, polisi tangkap remaja belasan tahun di Semarang
Artikel Terkait
Bukan penculikan, polisi ungkap dugaan pelecehan anak di simpang empat Giwangan Yogyakarta
Berkedok ritual mandi kembang, guru silat di Serang diamankan warga usai dugaan pelecehan
Sempat dibantah, Bareskrim tetapkan Syekh Ahmad Al Misry tersangka dugaan pelecehan 5 santri
Usai viral dijuluki 'Sang Predator', tersangka kasus pelecehan di Ponpes Pati ternyata sempat dilaporkan ke PPA pada 2024
Viral dugaan pelecehan dosen UNU Blitar, 15 mahasiswi jadi korban, pelaku dinonaktifkan sementara
7 Dosen UPN Veteran Yogyakarta diperiksa usai dugaan pelecehan, kampus pastikan hak mahasiswa tetap terpenuhi
Dugaan pelecehan hingga pesan chat oknum guru yang tersebar, viral siswa SMAN 1 Solok Selatan bawa banner ‘stop penyimpangan’