Kerusakan jalan juga terlihat pada bagian yang berada sebelum akses menuju jembatan.
Baca Juga: ESAI: Keracunan MBG terus berulang, pecah dapur 3.000 porsi, sebarkan manfaat ekonominya
Perekam video menjelaskan bahwa kondisi jembatan masih dalam keadaan utuh. Namun, kerusakan ditemukan pada bagian jalan ketika kendaraan hendak memasuki area jembatan.
“Jembatan masih utuh, cuma pas masuk jembatan retak berlubang,” jelasnya.
“Mobil muatan ringan masih bisa lewat, kalau yang muatan berat sudah tidak bisa,” imbuhnya.
Kondisi tersebut membuat jalur Trans Flores yang menjadi akses antarkawasan harus dilalui dengan kewaspadaan tinggi, terutama oleh kendaraan yang membawa muatan.
Baca Juga: Tertimbun reruntuhan gempa NTT, nenek 84 tahun ditemukan selamat meski tak makan-minum selama 4 hari
Gempa susulan masih terjadi
Kerusakan jalan tersebut terjadi di tengah rangkaian gempa susulan yang masih berlangsung di wilayah Flores.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mencatat gempa berkekuatan M 5,8 terjadi pada Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 05.45 WIB. Episenter gempa berada 34 kilometer arah timur laut Ruteng, Manggarai, NTT.
Gempa kembali tercatat pada pukul 15.01 WIB dengan kekuatan M 5,2. Episenternya berada sekitar 44 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Hingga Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, monitoring BMKG menunjukkan terdapat 3.752 aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock. Gempa susulan terbesar tercatat mencapai magnitudo 6,2.
Rangkaian gempa tersebut terjadi setelah gempa utama berkekuatan M 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Korban dan pengungsi terus bertambah