Kualitas beras jadi perhatian
Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, menilai bantuan pangan tidak cukup hanya tersedia dalam jumlah besar.
Baca Juga: CERPEN: Surat cinta untuk adinda
Menurutnya, bantuan juga harus dipastikan sampai kepada masyarakat yang berhak dan memiliki kualitas yang layak dikonsumsi.
Asep menegaskan empat hal perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan penyaluran, yakni kesiapan stok, kualitas beras, ketepatan sasaran, serta kelancaran alat transportasi.
“Kita harus mempersiapkan stok, dan kualitas harus dipastikan. Kualitas beras yang disalurkan harus benar-benar layak konsumsi, ketepatan sasaran harus dijaga ketat, dan bantuan harus sampai kepada yang berhak menerimanya sesuai data yang valid,” tegas Asep Nuroni.
Menurut Asep, pengawasan tersebut penting karena program bantuan pangan berkaitan langsung dengan daya beli dan ketahanan pangan keluarga.
Baca Juga: Kapolres Subang datangi SLB Trituna, beri motivasi siswa untuk percaya diri raih cita-cita
Ia juga menilai capaian ketahanan pangan nasional perlu diterjemahkan sampai ke tingkat masyarakat, termasuk melalui penyaluran bantuan yang tepat.
“Masih dalam momentum HUT ke-81 RI, dalam pidato kenegaraannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada delapan komoditas pangan strategis termasuk beras, yang dicapai hanya dalam jangka waktu satu tahun,” paparnya.
Distribusi dikawal lintas instansi
Persiapan penyaluran bantuan pangan tersebut melibatkan sejumlah unsur pemerintah dan aparat penegak hukum.
Asep menyebut kehadiran unsur Kejaksaan, TNI, dan Polri dalam forum persiapan menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan.
Baca Juga: Usai tugas HUT RI ke-81, Paskibraka Subang dapat kadeudeuh dari Kang Rey
“Kehadiran unsur Kejaksaan, TNI, dan Polri dalam forum ini adalah bukti bahwa kita serius mengawal program ini bersama. Pemerintah Kabupaten Subang siap mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan alokasi tiga bulan ini,” pungkasnya.