GENMILENIAL.ID — Kasus dugaan keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di sejumlah sekolah di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026. Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat ratusan siswa dibawa menggunakan ambulans menuju sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
Kasus dugaan keracunan itu kemudian mendapat respons dari Bupati Karo Antonius Ginting. Ia menyebut kondisi para siswa yang diduga menjadi korban sebagian sudah membaik.
Baca Juga: 539 Narapidana Lapas Subang terima remisi HUT ke-81 RI, 5 langsung bebas
Pernyataan Antonius mengenai kondisi para siswa kemudian menjadi perbincangan di media sosial, terutama setelah ia menyebut kondisi tersebut sebagai 'berita baik'.
Bupati Karo sebut kondisi siswa tak mengkhawatirkan
Antonius mengatakan pemerintah daerah telah melakukan kunjungan dan pengecekan terhadap para siswa yang diduga mengalami gejala keracunan.
Berdasarkan hasil pengecekan tersebut, ia menyebut kondisi para siswa tidak mengkhawatirkan.
Pernyataan itu disampaikan ketika jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan telah mencapai lebih dari 200 orang.
Baca Juga: 151 Pahlawan Subang dimakamkan di TMP Cidongkol, Bupati Subang ikuti renungan suci HUT ke-81 RI
“Jadi, dari anak sekolah yang kemungkinan, ini masih kemungkinan gejala keracunan ini semuanya tidak ada yang mengkhawatirkan. Semuanya kami lihat satu per satu,” ucap Antonius kepada awak media di RS Amanda Berastagi, Kamis, 13 Agustus 2026.
Menurut Antonius, kondisi para siswa yang disebutnya baik menjadi kabar positif di tengah kasus tersebut.
“Ini berita baik, kalau pun ada sesuatu kejadian, berita baiknya adalah semua anak-anak kita dalam keadaan baik,” imbuhnya.
Pemda fokus pada kondisi kesehatan siswa