Dengan adanya laporan tersebut, polisi nantinya akan menentukan lebih lanjut berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang ditemukan.
Baca Juga: 35 Paskibraka Subang dikukuhkan, siap jalankan tugas di HUT ke-81 RI
Hingga kini, belum ada kesimpulan bahwa Clareesya terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana yang dilaporkan.
Kasus ini muncul ketika kontroversi lain dari festival Sounds Project masih menjadi perhatian publik.
Sebelumnya, dua orang MC dilaporkan ke Polda Metro Jaya setelah beredarnya video tantangan hafalan Al-Quran yang dikaitkan dengan hadiah minuman keras.
Foto 'gaya takbir' di atas panggung
Perkara yang menjerat Clareesya bermula dari sebuah unggahan di akun Threads pribadinya, @clareesya.
Baca Juga: 110 Peserta ikuti Touring Kerukunan Kemenag Subang, gerakan bersih-bersih masjid jadi agenda utama
Dalam unggahan tersebut, Clareesya menuliskan keterangan mengenai foto dirinya saat berada di panggung Sounds Project.
"Gaya takbir Love you @thesoundsproject @ghanabanyubiru @renggalihlembahingtyas," tulis Clareesya.
Pada foto itu, Clareesya terlihat mengenakan atasan berwarna putih dan rok mini berwarna pink.
Ia tampak berlutut di atas panggung sembari mengangkat kedua tangannya dengan gerakan yang kemudian disebut sebagai 'gaya takbir'.
Unggahan tersebut kemudian menuai perhatian dan kritik dari sebagian warganet. Konten itu selanjutnya menjadi dasar laporan ke polisi atas dugaan penghinaan terhadap agama.
Meski demikian, konteks dan maksud dari unggahan tersebut masih menjadi bagian yang perlu didalami dalam proses hukum.