GENMILENIAL.ID - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan yang sempat viral dengan julukan 'Love-Hate Relationship' akhirnya akan dibongkar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Julukan unik tersebut muncul dari keluhan warga yang menyoroti keberadaan dua JPO yang berdiri berdekatan, namun tidak saling terhubung.
Kondisi ini dinilai membingungkan sekaligus tidak efektif bagi pejalan kaki, meski keduanya memiliki fungsi serupa.
Baca Juga: Viral komplotan begal di Cibitung Bekasi diringkus usai diduga gasak Rp30 juta milik korban
Dibongkar usai viral dan ditinjau langsung
Keputusan pembongkaran diambil langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, setelah melakukan peninjauan ke lokasi bersama sejumlah dinas terkait, seperti Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kominfotik.
Dari hasil pengecekan tersebut, diputuskan bahwa salah satu JPO akan dibongkar karena dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan saat ini.
“Saya sudah memutuskan bahwa JPO yang satu akan kita bongkar,” ujar Pramono saat meninjau lokasi pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap sorotan publik yang ramai di media sosial terkait keberadaan dua jembatan yang dinilai tidak terintegrasi.
Perbedaan usia dan fungsi JPO
Pramono menjelaskan bahwa kedua JPO tersebut memang memiliki latar belakang pembangunan yang berbeda.
Salah satu JPO merupakan fasilitas lama yang dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta sejak era 1980-an.
Sementara itu, JPO lainnya merupakan infrastruktur yang lebih baru, dibangun sebagai bagian dari integrasi transportasi modern, khususnya untuk menghubungkan Stasiun LRT Jabodebek dengan Halte Transjakarta.