news

DPRD Subang soroti KUA-PPAS 2026, Bupati akui tekanan fiskal dan dorong perda olahraga

Selasa, 4 Agustus 2026 | 20:29 WIB
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang membahas perubahan KUA-PPAS 2026 dan Raperda Keolahragaan, dihadiri Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (kedua dari kiri), Senin 03 Agustus 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang menyoroti arah perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2026 yang dinilai krusial di tengah dinamika fiskal daerah.

Dalam agenda yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Subang, Senin 03 Agustus 2026, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD, yang sebelumnya memberikan berbagai catatan terhadap kebijakan anggaran tersebut.

DPRD tekankan akuntabilitas dan prioritas anggaran

Sorotan DPRD tidak lepas dari pentingnya memastikan perubahan KUA-PPAS 2026 benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.

Baca Juga: Promo spesial HUT RI ke-81 di D’Castello Subang: Gratis tiket untuk yang lahir Agustus hingga diskon 50 persen

Menanggapi hal itu, Bupati Subang mengapresiasi seluruh masukan fraksi sebagai bentuk kontrol sekaligus komitmen bersama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel dan efektif.

“Masukan, saran, serta pandangan fraksi menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan daerah,” ujar Kang Rey dalam forum tersebut.

Tekanan fiskal jadi pertimbangan utama

Dalam jawabannya, Kang Rey mengungkapkan bahwa penyusunan perubahan KUA-PPAS 2026 tidak lepas dari tekanan fiskal yang dihadapi daerah.

Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebijakan pemerintah pusat hingga kebutuhan prioritas pembangunan yang terus berkembang.

Baca Juga: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 telan 4 korban jiwa: Penumpang lompat ke laut saat api membesar

Ia menegaskan, pemerintah daerah harus mampu menyesuaikan kebijakan anggaran secara realistis tanpa mengabaikan program-program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Perubahan ini disusun dengan mempertimbangkan dinamika fiskal daerah dan arah kebijakan nasional,” jelasnya.

Perda Keolahragaan disiapkan perkuat prestasi daerah

Halaman:

Tags

Terkini