news

Oknum pegawai KPK jadi tersangka pemerasan ke Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, sosoknya juga disebut anggota Polri

Kamis, 30 Juli 2026 | 20:46 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro di lingkungan Pemda (Instagram.com/@anom_widiyantoro)

Sementara pada klaster kedua, ia diduga menjadi korban pemerasan oleh oknum di lingkungan KPK terkait pengurusan perkara.

Baca Juga: Terima silaturahmi lurah Syerly, warga yang dijawab ‘cie curhat’ mengaku tak punya masalah pribadi: Dari awal sudah berkawan

Sejauh ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Anom Widiyantoro, orang kepercayaannya Mohamad Haris, anggota Polri Setya Budi Dias Oktavianto, serta Lilik Budi Suprianto dari pihak swasta.

KPK menyebut dua klaster perkara ini menjadi fokus penyidikan untuk mengungkap secara menyeluruh pola praktik yang terjadi.

Jejak OTT di tiga kota

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 27 Juli 2026 di tiga wilayah, yakni Pemalang, Purworejo, dan Jakarta.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 21 orang diamankan. Dari jumlah itu, 12 orang dibawa ke kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: BRI tancap gas lewat BRIvolution Reignite, perkuat peran dorong ekonomi kerakyatan

Anom sendiri ditangkap di Jakarta bersama sejumlah pihak lainnya.

Salah satu yang turut diperiksa adalah istrinya, Noor Faizah Maenofie, yang berstatus sebagai terperiksa.

Selain penangkapan, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp2 miliar yang diduga terkait praktik pemerasan.

Penyegelan dan pengembangan kasus

Sebagai bagian dari proses penyidikan, KPK juga telah melakukan penyegelan di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara ini.

Baca Juga: Perang lawan bank emok! Kang Rey andalkan Saba Lembur putus jerat pinjaman llegal di Subang

Salah satu lokasi yang disegel adalah ruang kerja Bupati Pemalang.

Halaman:

Tags

Terkini