Tak berhenti sampai di situ, Frank juga mengungkap pandangannya terkait program bantuan hukum gratis yang selama ini dikenal publik melalui Hotman 911.
Baca Juga: Amplop Bupati Kuansing nonaktif untuk menhut masih penyidikan, KPK: Masih terus berprogres
Menurutnya, program tersebut bukan semata-mata bentuk kepedulian, melainkan bagian dari strategi pencitraan.
"Orang miskin itu cuman dijadikan senjata marketing saja. Dia tidak pernah peduli, dia hanya ingin disorot," ungkap Frank.
"Kebanyakan pencitraan," tambahnya.
Pernyataan tersebut sontak memicu perdebatan di kalangan warganet. Sebagian mendukung keberanian Frank, sementara lainnya menilai kritik tersebut seharusnya disampaikan secara pribadi, bukan di ruang publik.
Hubungan ayah dan anak jadi sorotan
Di tengah polemik yang berkembang, hubungan antara Hotman Paris dan Frank Alexander pun ikut menjadi perhatian.
Publik mempertanyakan alasan di balik keberanian Frank mengkritik ayahnya secara terbuka.
Menjawab hal tersebut, Frank mengaku bahwa dirinya sudah tidak berkomunikasi dengan sang ayah selama kurang lebih satu tahun terakhir.
"Sudah 1 tahun nggak omongan," tulis Frank saat menjawab pertanyaan warganet di Instagram Story miliknya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya dan Hotman kini telah menempuh jalan masing-masing dalam kehidupan maupun karier.
Baca Juga: Viral cekcok penjahit dan pelanggan di Bali, lontarkan dugaan rasisme hingga pengancaman
"Sudah pisah jalan," tandasnya.