Koordinasi dilakukan bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Agam serta Polda Sumatera Barat untuk memastikan identitas korban dan kronologi kejadian.
Kepala BP3MI Sumbar, Jupriyadi, membenarkan bahwa salah satu korban merupakan warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Ia menyebut pihaknya langsung melakukan verifikasi setelah video tersebut menjadi perhatian publik.
Dari hasil koordinasi sementara, korban bernama Ayu diketahui berasal dari daerah tersebut.
Diduga berangkat nonprosedural
Dalam penelusuran awal, kedua korban diduga berangkat ke luar negeri tidak melalui jalur resmi atau nonprosedural.
Hal ini membuat BP3MI tidak memiliki data terkait keberangkatan mereka sebagai pekerja migran.
Menurut Jupriyadi, kondisi seperti ini kerap menyulitkan proses perlindungan sejak awal karena tidak tercatat dalam sistem resmi.
Biasanya, pihak berwenang baru mengetahui keberadaan pekerja migran nonprosedural setelah muncul permasalahan di luar negeri.
Kuat dugaan terkait pekerjaan scam
BP3MI juga menduga bahwa pekerjaan yang dijalani korban berkaitan dengan praktik penipuan daring atau scamming.
Wilayah tertentu di Myanmar memang dikenal sebagai lokasi aktivitas ilegal berbasis digital yang melibatkan pekerja asing.
Baca Juga: Ruang kelas bocor disorot, Kang Rey pastikan perbaikan sekolah dikawal ketat