news

UMY lakukan investigasi usai viral dugaan oknum dosen farmasi lecehkan mahasiswi, telusuri kemungkinan ada kasus lain

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:38 WIB
Kasus dugaan pelecehan seksual di UMY oleh oknum dosen Prodi Farmasi (Instagram/umyogya)

GENMILENIAL.ID – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) buka suara terkait dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum dosen Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), yang viral di media sosial.

Pihak kampus menyatakan tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap fakta serta menelusuri kemungkinan adanya korban lain dalam kasus tersebut.

Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menegaskan bahwa kampus memberikan perhatian serius terhadap kasus ini, termasuk memastikan perlindungan bagi korban.

Baca Juga: Sentilan tegas Prabowo pada orang kaya: Pakai Lamborghini, tidak masalah dong bayar mahal BBM

“UMY menyampaikan keprihatinan yang mendalam serta memberikan dukungan, perlindungan, dan pendampingan psikologis kepada para korban maupun pihak-pihak yang telah menyampaikan informasi,” ujarnya, Minggu 12 Juli 2026. 

Kampus jamin perlindungan korban

Selain pendampingan psikologis, UMY juga memastikan kerahasiaan identitas korban serta menjamin proses penanganan berjalan tanpa intimidasi.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen kampus dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Baca Juga: Impack Pratama Group perkenalkan ACP SEVEN jadi inovasi panel aluminium premium di IndoBuildTech Expo 2026

Telusuri dugaan kasus lain

UMY mengungkapkan bahwa investigasi dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).

“Proses ini dilakukan untuk memperoleh informasi yang lengkap, akurat, objektif, dan berbasis fakta mengenai dugaan kejadian yang disampaikan,” jelasnya.

Investigasi juga dilakukan di lingkungan Prodi Farmasi untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat maupun mengetahui peristiwa tersebut.

“Tim juga akan menelaah kemungkinan adanya kasus lain yang berkaitan, serupa, atau belum sempat dilaporkan agar tidak ada informasi maupun persoalan yang terabaikan,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini