Mereka menilai tindakan tersebut tidak sejalan dengan peran Satpol PP-WH sebagai penegak syariat Islam di Aceh.
“Tolong proses yang viral itu, jangan palingan cuma minta maaf saja,” tulis salah satu akun.
“Mereka yang sering merazia orang lain tapi tingkah mereka sendiri seperti itu, apa mencerminkan sebagai penegak syariat?” tulis warganet lainnya.
“Kalau di Aceh seperti ini enggak bisa karena mereka menerapkan syariat Islam, masa dia sendiri nggak syariat?” timpal akun lainnya.
Namun demikian, tidak sedikit pula warganet yang memberikan pembelaan.
Baca Juga: Penggeledahan ruko di Cipete diduga terkait 3 kasus korupsi, polisi: Rangkaian penyidikan sebelumnya
Sebagian menganggap aksi tersebut sebagai bentuk hiburan semata, meski tetap menyayangkan video itu diunggah ke media sosial.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Satpol PP-WH Kabupaten Bireuen belum memberikan keterangan resmi terkait video viral tersebut maupun langkah yang akan diambil terhadap anggotanya.
Kasus ini pun masih menjadi sorotan publik di media sosial.***