Meski kondisi korban menunjukkan perkembangan positif, tim dokter belum dapat memastikan kapan operasi lanjutan akan dilakukan.
Saat ini, langkah utama yang diambil adalah menstabilkan kondisi umum tubuh korban.
“Kita sambil menunggu untuk operasinya, yang penting sekarang adalah pemulihannya dulu. Setelah stabil, baru melakukan langkah berikutnya,” ujarnya.
Selain itu, tindakan medis yang sudah dilakukan sejauh ini adalah debridement atau pembersihan luka.
Prosedur tersebut bertujuan untuk mengangkat jaringan mati dan mencegah infeksi, sehingga mempercepat proses penyembuhan.
Dari sisi komunikasi, YTR juga mulai memberikan respons, meski masih dalam tahap terbatas karena proses pemulihan masih berlangsung.
Kasus picu sorotan nasional
Kasus yang menimpa YTR menjadi perhatian luas publik karena tingkat kekerasan yang dialami korban.
YTR diketahui menjadi korban penyekapan dan penganiayaan selama kurang lebih tiga tahun oleh pelaku di sebuah kos di Bandung.
Saat ditemukan, kondisi korban sangat memprihatinkan dengan luka berat di bagian kepala, wajah, serta sejumlah bagian tubuh lainnya.
Hal ini memicu simpati masyarakat dan menjadi sorotan nasional.
Pelaku sendiri sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian di wilayah Majalaya pada Selasa, 23 Juni 2026.