news

Ada tim dokter khusus untuk tangani pemulihan YTR, dari bedah plastik hingga gizi

Jumat, 26 Juni 2026 | 16:28 WIB
Menyoroti kondisi terbaru YTR (kiri), korban penyekapan dan penganiayaan berat tersangka Taufik Hidayat (kanan) (YouTube/dennysumargo - Instagram/humaspoldajabar)

GENMILENIAL.ID – Korban penyekapan dan penganiayaan berat di Bandung berinisial YTR masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Hingga kini, kondisinya terus dipantau oleh tim medis dan dilaporkan mulai menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, baik dari sisi fisik maupun psikis.

Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSHS Bandung, dr Fitra Hergyana, menyebutkan bahwa kondisi korban berangsur membaik.

YTR bahkan sudah mulai mampu melakukan aktivitas dasar seperti duduk, makan, serta berkomunikasi meski masih terbatas.

Baca Juga: Viral keluhan penumpang antre kendaraan berjam-jam di Pelabuhan Ketapang: Jangan cuma bawa bensin, bawa kesabaran juga

“Lukanya saat ini memang sudah perbaikan, keadaan psikisnya juga sudah bisa mengobrol, sudah bisa makan, dan juga sudah bisa duduk,” ujar Fitra, Kamis, 25 Juni 2026.

Tim dokter lintas disiplin diterjunkan

Dalam upaya mempercepat proses pemulihan, pihak rumah sakit telah membentuk tim dokter khusus yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu.

Tim ini melibatkan dokter bedah plastik, dokter mata, dokter gizi, hingga tenaga medis lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan kondisi korban.

Pendekatan ini dilakukan agar penanganan terhadap YTR dapat berjalan secara menyeluruh atau komprehensif, tidak hanya fokus pada luka fisik, tetapi juga aspek mental dan nutrisi.

Baca Juga: Salah satunya tolak wacana bangun SPPG, viral Wakil Rektor UNY marah-marah saat mahasiswa akan gelar aksi

“Dengan arahan pimpinan, kami membuat tim khusus agar penanganannya maksimal dan terintegrasi,” jelas Fitra.

Ia menambahkan bahwa kondisi psikis dan asupan gizi menjadi prioritas utama sebelum tindakan medis lanjutan seperti operasi dapat dilakukan.

Fokus pemulihan sebelum operasi

Halaman:

Tags

Terkini