Selain itu, faktor cuaca juga turut memengaruhi proses bongkar muat kapal demi menjaga keselamatan penyeberangan.
“Kami memahami tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Heru.
ASDP juga menyatakan telah mengoptimalkan armada dan fasilitas pelabuhan untuk mempercepat proses penyeberangan serta menormalkan kondisi di lapangan.
Hingga saat ini, upaya penanganan terus dilakukan guna memastikan arus kendaraan dapat kembali berjalan lancar.***