Selain itu, faktor cuaca juga turut memengaruhi proses bongkar muat kapal demi menjaga keselamatan penyeberangan.
“Kami memahami tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Heru.
ASDP juga menyatakan telah mengoptimalkan armada dan fasilitas pelabuhan untuk mempercepat proses penyeberangan serta menormalkan kondisi di lapangan.
Hingga saat ini, upaya penanganan terus dilakukan guna memastikan arus kendaraan dapat kembali berjalan lancar.***
Artikel Terkait
Tol Cisumdawu gratis kalau arus balik Lebaran 2025 tetap macet meski jalur one way dibuka
Selain Pelindo, Pramono Anung ikut minta maaf terkait macet panjang Tanjung Priok akibat bongkar muat melebihi kapasitas di Pelabuhan
Pramono Anung sebut 3 hari macet horor Tanjung Priok bentuk pengelola Pelabuhan yang tak profesional, siap beri peringatan keras untuk Pelindo
Sindiran dingin Dedi Mulyadi soal macet Bandung: Memang macet, tapi dingin
Jalan macet saat banjir, dokter bedah ini tetap berjuang ke RS demi operasi pasien
Seplastik takjil dioper saat macet Jakbar, aksi sederhana ini bikin haru di waktu maghrib
Macet horor Ketapang terurai, DPRD apresiasi peran polisi dan sopir logistik