GENMILENIAL.ID – Kisah atlet dayung asal Kota Probolinggo, Najwa Putri Ayu Pranita, viral di media sosial setelah dirinya gagal lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi nonakademik di SMAN 4 Probolinggo.
Padahal, Najwa merupakan peraih medali perunggu pada ajang Porprov Jawa Timur 2025.
Kegagalannya ini pun memicu perhatian publik hingga akhirnya ia mengadu ke DPRD Kota Probolinggo didampingi oleh pengurus KONI setempat.
Dalam proses pendaftaran, Najwa mengaku bahwa sertifikat prestasi yang dimilikinya tidak dapat diterima oleh sistem.
Baca Juga: Menyoroti pembantaran penahanan Yaqut, sang istri ungkap sudah sesuai rekomendasi medis
Hal ini kemudian dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kota Probolinggo dan pihak sekolah.
Terkendala saat unggah dokumen
Dalam forum RDP tersebut, terungkap bahwa terdapat kendala teknis dalam proses pengunggahan dokumen.
Najwa menyebut bahwa sistem hanya menyediakan satu kolom unggah, sehingga tidak semua berkas bisa dimasukkan.
“Karena kesalahan sistem upload, di kolomnya cuma ada satu,” ujar Najwa kepada awak media usai RDP pada Rabu, 24 Juni 2026.
Baca Juga: Sayembara berakhir usai penangkapan Taufik Hidayat, uang Rp250 juta akan diberikan untuk korban YTR
Kepala SMAN 4 Probolinggo, Holis Rodi Wasito, juga membenarkan adanya persoalan dalam proses unggah dokumen.
Menurutnya, kendala ini sering terjadi akibat kurangnya pemahaman serta komunikasi selama proses pendaftaran.
“Biasanya karena ketidakpahaman, kurang komunikasi, kemudian muncul yang seperti ini. Makanya ini sekarang sudah clear,” jelasnya.